kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.508   8,00   0,05%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bangun listrik desa, pemerintah alokasikan Rp 10 T


Senin, 26 November 2012 / 13:38 WIB
ILUSTRASI. Petugas menunjukan emas di gerai pegadaian, Jakarta. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 10,2 triliun untuk pembangunan listrik pedesaan. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Jarman mengatakan, anggaran itu berasal dari hasil penghematan anggaran melalui kenaikan tarif dasar listrik.

Dengan pembangunan listrik pedesaan ini, pelanggan baru PLN diharapkan bertambah. PLN menargetkan bisa menambah 2,9 juta pelanggan baru pada 2013 mendatang. Angka ini lebih besar dari target pelanggan baru tahun ini yang sebesar 2,5 juta.

Asal tahu saja, pemerintah telah memperoleh restu dari DPR untuk menaikkan tarif dasar listrik pada 2013 mendatang. Kenaikan tarif dasar listrik ini dilakukan secara bertahap.

Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, permintaan listrik cukup tinggi. Per Oktober 2012, dia mengatakan,kenaikan permintaan listrik mencapai 10,19% year on year.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×