kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Baru 75 ahli waris korban kecelakaan Lion Air yang dapat ganti rugi, kenapa?


Sabtu, 02 November 2019 / 13:32 WIB
ILUSTRASI. Petugas KNKT menunjukkan kondisi bagian kotak hitam (black box) berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang telah ditemukan oleh Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setahun setelah kecelakaan Lion Air JT-610, baru 75 ahli waris korban dari total 189 korban kecelakaan yang sudah mendapatkan ganti rugi dari perusahaan asuransi yang menangani kasus tersebut.

"Belum (seluruhnya). Kami memang ada release and discharge, ini yang masih proses. Yang terbaru, ada 75 yang sudah menerima," kata Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro Adi, Jumat (1/11).

Baca Juga: Hari ini, uji coba jalur sepeda rute Tomang Raya-Jatinegara dimulai

Meski begitu, Daniel memastikan, Lion Air akan membayar ganti rugi sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara. 

Pasal 3 huruf (a) beleid ini menyebutkan, penumpang yang meninggal dunia di dalam pesawat udara karena kecelakaan memperoleh ganti kerugian sebesar Rp 1,25 miliar per penumpang.

Tapi, Daniel mengatakan, Lion Air memberikan ganti rugi tambahan sebesar Rp 50 juta, sehingga total ganti rugi yang mereka berikan mencapai Rp 1,3 miliar. 

Baca Juga: Inflasi di Ibu Kota DKI Jakarta sebesar 0,21% pada Oktober 2019

Selain itu, Boeing Co turut memberikan dana santunan senilai total US$ 50 juta atau masing-masing ahli waris korban mendapatkan santunan sebesar US$ 114.500.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×