kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Bea Keluar Kakao Bulan Mei Tetap 10%


Senin, 26 April 2010 / 10:05 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Besaran bea keluar atau BK untuk bijih kakao ekspor bulan Mei sebesar 10% dengan harga referensi US$ 2.905,68 per ton dan mengacu pada harga di bursa New York Board of Trade (NYBOT). Artinya, besaran BK ekspor untuk bijih kakao bulan Mei sama dengan bulan April lalu.

”Harga referensi bijih kakao mengacu pada harga rata-rata di NYBOT, sebulan sebelum ditetapkannya HPE," jelas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Diah Maulida, pekan lalu, mengacu pada aturan Permendag Nomor 19 tahun 2010 itu.

Sedangkan besaran HPE untuk bijih kakao itu adalah US$ 2.608 per ton. HPE bulan Mei tersebut lebih tinggi dibandingkan HPE bulan April sebesar US$ 2603 per ton.

Penetapan BK untuk bijih kakao di bulan Mei merupakan bulan yang kedua setelah diputuskan pemerintah berlaku mulai April. Sebelumnya, kebijakan BK tersebut mendapat pertentangan dari Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo) karena dinilai memberatkan pelaku ekspor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×