kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.685   41,57   0,74%
  • KOMPAS100 735   6,79   0,93%
  • LQ45 558   4,69   0,85%
  • ISSI 198   1,15   0,59%
  • IDX30 316   1,97   0,63%
  • IDXHIDIV20 389   -0,08   -0,02%
  • IDX80 84   0,76   0,91%
  • IDXV30 106   -0,43   -0,40%
  • IDXQ30 102   0,26   0,25%

Begini strategi Golden Eagle Energy (SMMT) jaga pasar ekspor dan domestik


Selasa, 02 Juni 2020 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Logo Golden Eagle Energy Tbk


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dampak pandemi Covid-19 membuat PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) harus memutar otak guna menjaga penjualan batubara. Karena itu, perusahaan sedang mempersiapkan sejumlah strategi guna menjaga penjualan domestik dan ekspor batubara.

Sekretaris Perusahaan SMMT Chrismasari Dewi Sudono menjelaskan, kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) memang berdampak pada aktivitas industri dalam negeri secara signifikan.

"Selain itu lockdown di India dan pembatasan ekspor China juga berdampak terhadap permintaan batubara asal Indonesia," kata Chrismasari kepada Kontan.co.id, Senin (1/6) malam. 

Baca Juga: Pelemahan harga batubara tekan kinerja Golden Eagle Energy (SMMT) sepanjang 2019

Ia melanjutkan, menghadapi situasi tersebut, SMMT bakal mengarahkan ekspor batubara ke sejumlah negara yang masih membuka diri khususnya wilayah Asia Tenggara seperti Kamboja dan Vietnam.

Di sisi lain, demi menjaga pasar domestik, SMMT bakal memfokuskan penjualan batubara untuk sektor kelistrikan, di mana sejumlah pembangkit listrik masih terus beroperasi di tengah kondisi saat ini.

Chrismasari melanjutkan, saat ini SMMT masih mengambil kebijakan wait & see untuk rencana penambahan tambang batubara sembari mengamati perkembangan pandemi Covid-19 dan pasar batubara.




TERBARU

[X]
×