kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.979   66,00   0,37%
  • IDX 5.720   76,91   1,36%
  • KOMPAS100 740   12,02   1,65%
  • LQ45 561   7,45   1,35%
  • ISSI 199   2,41   1,23%
  • IDX30 318   3,56   1,13%
  • IDXHIDIV20 391   1,72   0,44%
  • IDX80 84   1,30   1,56%
  • IDXV30 107   -0,03   -0,03%
  • IDXQ30 102   0,71   0,69%

Begini strategi Golden Eagle Energy (SMMT) jaga pasar ekspor dan domestik


Selasa, 02 Juni 2020 / 15:27 WIB
ILUSTRASI. Logo Golden Eagle Energy Tbk


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Asal tahu saja, kinerja SMMT pada 2019 kurang menggembirakan. Perusahaan mengalami penurunan laba bersih hingga 91,09% (yoy) menjadi Rp 6,82 miliar di tahun lalu. Pada tahun 2018, emiten ini masih bisa meraup laba bersih sebesar Rp 76,61 miliar.

"Tren penurunan harga batubara di sepanjang tahun 2019 menekan performa perusahaan," jelas dia. 

Kendati demikian, pada tahun lalu SMMT sukses mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 31,43% menjadi Rp 250,26 miliar. Asal tahu saja, pendapatan perusahaan di 2018 masih di angka Rp 190,41 miliar.

Baca Juga: Laba bersih Golden Eagle Energy (SMMT) anjlok 91% meski pendapatan naik di 2019

Chrismasari menjelaskan, kenaikan pendapatan tersebut ditopang oleh kenaikan volume penjualan khususnya lewat produksi tambang di Sumatra Selatan.

Sepanjang tahun lalu, realisasi penjualan dan produksi hampir berimbang mencapai 1,7 juta ton. Adapun, proporsi pasar ekspor mencakup hampir 70% dari volume penjualan tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×