kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Beli 15 kapal, Pertamina investasikan US$ 370 juta


Senin, 23 Januari 2012 / 14:39 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di depan logo Bank Woori Saudara (BWS) Jakarta, Rabu (29/4). KONTAN/Carolus Agus Waluyo/29/04/2020.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) akan menambah armada kapal. Dalam kurun waktu tiga tahun (2012-2014) Perusahaan migas pelat merah itu bakal membeli 15 unit kapal dengan nilai investasi US$ 370 juta.

Vice President Communication Pertamina Mochamad Harun mengungkapkan, penambahan armada tersebut untuk memperlancar distribusi bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi, LPG dan produk lainnya di dunia.

Menurutnya, jumlah armada kapal milik Pertamina masih kurang mencukupi. ”12 unit dijadwalkan akan dikirimkan di tahun ini, dua unit pada 2013, dan satu unit pada 2014,” kata Harun, akhir pekan lalu.

Selain menambah 15 armada kapal, Pertamina juga berencana membeli 11 kapal lagi. Namun untuk ke 11 kapal tersebut masih dirumuskan besaran investasinya. Dengan demikian, hingga 2015, Pertamina akan menambah 26 armada kapal hingga 2015.

"26 kapal itu adalah bagian dari rencana investasi jangka panjang Pertamina untuk menambah 47 unit. Sampai saat ini sudah 21 unit kapal diserahkan,” tutur Harun.

Pertamina membeli kapal tersebut dari galangan kapal nasional dan luar negeri. Sebanyak 8 kapal dari 26 kapal itu diproduksi oleh galangan kapal dalam negeri.

Menurut Harun, kegiatan pendistribusian BBM dan produk-produk lain Pertamina ditopang oleh 81,6% transportasi laut dan sisanya menggunakan transportasi non laut. Besarnya kegiatan porsi transportasi tersebut disebabkan Indonesia merupakan negara kepulauan, hal ini juga menjadikan aktivitas perkapalan menjadi penting di Pertamina.

Saat ini Pertamina mengoperasikan 173 kapal tanker yang terdiri dari 153 kapal pengangkut minyak dan 20 kapal pengangkut gas. Dari total jumlah kapal tanker itu, Pertamina hanya memiliki 42 kapal, sedangkan sisanya adalah kapal sewa.

Kebutuhan kapal Pertamina cukup mendesak. Sebab tiap tahunnya, jumlah kargo yang diangkut menggunakan kapal makin bertambah. Realisasi cargo yang telah didistribusikan oleh kapal-kapal Pertamina pada tahun 2011 mencapai 82 juta kiloliter, atau naik 4,3% dari tahun 2010.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×