CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Belum Ada Kesepakatan Menaikan Harga Susu Domestik


Kamis, 08 April 2010 / 12:34 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri

JAKARTA. Industri pengolahan susu nasional menyatakan belum merencanakan untuk menaikan harga susu segar pembelian dari peternak atau susu segar dalam negeri (SSDN). Hal itu dilakukan karena dampak kenaikan harga susu international dinyatakan tidak langsung memperngaruhi harga susu segar domestik.

“Pada pertemuan industri dan peternak disepakati belum ada rencana kenaian harga susu di dalam negeri,” kata Sekjen Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS) Syahlan Siregar kepada KONTAN, (8/4).

Syahlan menyebutkan, saat ini harga susu dalam negeri yang disepakati antara industri dan peternak berkisar antara Rp 3.650 –Rp 3.800 per kilogram.

Sedangkan untuk meningkatkan kinerja industri susu nasional, pengolahan susu menurut Syahlan sudah mengajukan penurunan bea masuk (BM) impor yang sekarang masih berlaku 5%. Namun, kebijakan ini menurut Syahlan belum mendapatkan respon dari pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×