kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BISI siap patuhi pembatasan kepemilikan asing


Selasa, 24 Maret 2015 / 18:59 WIB
ILUSTRASI. Yuk simak jadwal dan informasi lengkap playoffs MPL ID S12 hari ini Rabu, 11 Oktober 2023


Reporter: Mona Tobing | Editor: Edy Can

JAKARTA. PT BISI International Tbk (BISI) bersedia mematuhi pembatasan kepemilikan asing sebesar 30% sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura. Direktur Utama BISI Jemmy Eka Putra menyatakan, pemegang saham asing siap mengurangi kepemilikan sahamnya.

Saat ini, komposisi kepemilikan saham BISI sebanyak 31% dari PT Agrindo Pratama yang merupakan entitas induk perusahaan Amazon Holdings Limited. "Kami hanya tinggal divestasi sebesar 1% sehingga BISI sudah bisa mengikuti kebijakan tersebut. Karena kami sudah go public maka tidak terlalu sulit," kata Jemmy kepada KONTAN Selasa (24/3).

Selama ini, BISI menjual tiga jenis benih yakni benih jagung, sayuran dan buah-buahan dan benih padi. Selain juga pestisida. Kontribusi bisnis benih mencapai 53% disusul pestisida sebesar 43%.

Dalam catatan KONTAN, group usaha dari PT Charoen Pokphan Group Tbk (CPIN) kian menancapkan bisnis di tanah air dalam hortikultura. Tahun lalu misalnya, perusahaan menyiapkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp 81,1 miliar. Belanja modal dilakukan untuk membangunan pabrik pestisida senilai Rp 54 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×