kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Black Diamond (COAL) Bentuk Anak Usaha Baru di Bidang Perdagangan


Jumat, 13 Maret 2026 / 15:42 WIB
Black Diamond (COAL) Bentuk Anak Usaha Baru di Bidang Perdagangan
ILUSTRASI. PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) (Dok/COAL)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) mendirikan entitas anak baru yang bergerak di bidang perdagangan. Emiten yang bergerak di bidang pertambangan batubara ini menjelaskan entitas anak usaha baru yang didirikan tersebut bernama PT Black Diamond Pacific (BDP). 

Direktur Utama Black Diamond Resources Donny Janson Manua dalam keterbukaan informasi di BEI pada 12 Maret 2026, pembentukan entitas anak usaha COAL ini dilakukan pada 9 Maret 2026. “Pendirian entitas anak usaha tersebut merupakan transaksi afiliasi,” ujar dia. 

Entitas anak usaha baru COAL tersebut memiliki modal dasar Rp 5 miliar dan modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp 2 miliar. Kepemilikan COAL dalam Black Diamond Pacific adalah sebesar 99,95% senilai Rp 1,99 miliar dari modal ditempatkan dan disetor dalam Black Diamond Pacific. 

Tujuan didirikan Black Diamond Pacific adalah untuk memperluas bisnis grup perusahaan di bidang aktivitas perdagangan besar bahan bakar padat, cair, dan gas dan produk YBDI (KBLI 46610), perdagangan bersar logam dan bijih logam (KBLI 46620), perdagangan besar semen, kapur, pasir, dan batu (KBLI 46634), dan perdagangan besar mineral bukan logam (KBLI 46641).

Saham COAL pada Jumat (13/3/2026) hingga pukul 15.27 WIB melemah 3,17% di level Rp 61 per saham. Sementara dalam lima hari saham COAL turun 14,08%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×