kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bluebird tetap beroperasi normal meski ada aksi massa hari ini


Rabu, 22 Mei 2019 / 14:54 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Blue Bird Tbk (BIRD) menyatakan operasionalnya tidak terganggu dengan adanya aksi massa pada Rabu (22/5). Manajemen menyampaikan justru di saat seperti saat ini, kehadiran armada Bluebird dibutuhkan oleh masyarakat untuk membantu mobilitas untuk menghindari area-area rawan kerusuhan.

Noni Purnomo, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk menjelaskan perusahaan tetap mengutamakan keamanan, kenyamanan dan keselamatan pelanggan dan pengemudi. Oleh karena itu, pihaknya memberikan arahan kepada pengemudi untuk lebih berhati-hati menjaga keamanan diri dan penumpang yang dibawa.

“Yang penting keamanan, kalau daerah sudah ditutup oleh polisi ya kami harus menghormati, namun kami akan berusaha untuk mencari jalan agar bisa membantu pelanggan sampai ke rumah dengan selamat,” ujarnya di Jakarta, Rabu (22/5)

Sigit Priawan Djokosoetono, Direktur PT Blue Bird Tbk menambahkan, sejauh ini perusahaan memberikan arahan kepada pengemudi untuk mencari jalur-jalur yang aman. Apalagi saat ini banyak jalan-jalan yang aksesnya ditutup untuk mengurangi risiko keamanan.

“Tamu yang ingin menuju tujuannya apabila jalan ditutup, maka layar kami di pusat akan membantu menavigasi ke jalur lain, itu komitmen yang kami berikan kepada pelanggan,” tambahnya.

Sedangkan, Adrianto Djokosoetono, Direktur PT Blue Bird Tbk menyatakan kejadian ini tentu saja memiliki efek bagi ekonomi Ibukota pada hari ini. Sebab, dengan peristiwa ini mobilitas masyarakat terganggu dan lebih memilih untuk berdiam diri di rumah ketimbang berpergian kendati masih hari kerja.

“Kondisi ini banyak yang libur sehingga mengganggu permintaan, aktivitas orang kan justru lebih memilih di rumah. Jadi ini benar-benar tidak bagus bagi pebisnis, bukan hanya sektor transportasi tetapi sema kegiatan yang ada di daerah Jakarta dan sekitarnya akan slowing down pada hari ini,” tutup Adrianto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×