kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.783   -84,00   -0,47%
  • IDX 6.472   78,20   1,22%
  • KOMPAS100 838   12,71   1,54%
  • LQ45 636   8,25   1,31%
  • ISSI 228   3,10   1,38%
  • IDX30 354   3,37   0,96%
  • IDXHIDIV20 430   2,79   0,65%
  • IDX80 96   1,41   1,49%
  • IDXV30 120   0,40   0,34%
  • IDXQ30 112   0,93   0,84%

BRIN-WIKA Kolaborasi Kembangkan Teknologi Beton hingga SMR Nuklir


Kamis, 20 Agustus 2026 / 10:39 WIB
BRIN-WIKA Kolaborasi Kembangkan Teknologi Beton hingga SMR Nuklir
ILUSTRASI. Gedung Badan Riest dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta (Istimewa/dok)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

​KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memperkuat kerja sama riset dan inovasi di bidang konstruksi untuk mendorong pengembangan teknologi yang lebih efisien, aplikatif, dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang "Penguatan Ekosistem Riset dan Inovasi pada Industri Konstruksi dalam Mendukung Transformasi Pembangunan Berkelanjutan" di Kantor Pusat BRIN, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga: LMC Minta Revisi UU Hak Cipta Tak Ganggu Trafik dan Pendapatan Media

Kerja sama ini mempertemukan kapasitas riset dan inovasi BRIN dengan pengalaman, kompetensi, serta kebutuhan industri yang dimiliki WIKA Group.

Kolaborasi diarahkan untuk menghasilkan teknologi konstruksi yang inovatif, aplikatif, efisien, berdaya saing, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Direktur Utama WIKA I Ketut Pasek Senjaya mengatakan, kerja sama dengan BRIN menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas riset dan inovasi WIKA Group serta mendorong pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya WIKA Group untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi dengan mempertemukan kemampuan BRIN di bidang penelitian dengan pengalaman serta kebutuhan industri yang dimiliki WIKA Group," ujar Pasek dalam keterangan resminya.

Menurut dia, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat menghasilkan teknologi yang aplikatif dan siap dihilirisasi.

"Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada riset, tetapi dapat menghasilkan teknologi yang aplikatif dan dapat dihilirisasi, termasuk alternatif teknologi yang lebih ramah lingkungan untuk mendukung penerapan ESG dan pembangunan berkelanjutan," lanjutnya.

Baca Juga: Industri Baja RI Hadapi Tiga Lapis Hambatan Perdagangan Global

Fokus Riset

Melalui nota kesepahaman tersebut, BRIN dan WIKA akan berkolaborasi dalam rangkaian kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, hingga menghasilkan invensi dan inovasi di bidang teknologi konstruksi.

Pelaksanaan kerja sama juga akan melibatkan sejumlah entitas di lingkungan WIKA Group sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan masing-masing.

Adapun ruang lingkup riset mencakup pengembangan teknologi rumah beton pracetak, teknologi beton dan sistem konstruksi perkeretaapian, teknologi beton untuk konstruksi tanggul laut, teknologi konstruksi Small Modular Reactor (SMR) nuklir, serta teknologi beton yang lebih ramah lingkungan.

Pengembangan tersebut diharapkan dapat menghasilkan alternatif material, metode, dan teknologi konstruksi yang lebih efisien dalam penggunaan sumber daya sekaligus memiliki dampak lingkungan lebih rendah.

Baca Juga: Investasi Industri Logam US$ 8,44 M, GIFA&METEC Bidik Kebutuhan Teknologi Makin Besar

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan usaha WIKA Group.

Selain pengembangan teknologi, kerja sama BRIN dan WIKA mencakup pemanfaatan sarana dan prasarana, pendayagunaan personel serta tenaga ahli, pertukaran data dan informasi, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui kolaborasi tersebut, hasil riset diharapkan dapat dihilirisasi menjadi solusi yang memberikan nilai tambah bagi industri konstruksi sekaligus mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×