kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.692   106,00   0,60%
  • IDX 6.467   -256,16   -3,81%
  • KOMPAS100 857   -36,15   -4,05%
  • LQ45 638   -20,11   -3,06%
  • ISSI 234   -8,90   -3,66%
  • IDX30 362   -9,27   -2,50%
  • IDXHIDIV20 447   -7,94   -1,74%
  • IDX80 98   -3,72   -3,65%
  • IDXV30 127   -2,78   -2,14%
  • IDXQ30 117   -2,35   -1,97%

Bumi Resources (BUMI) berencana garap industri hilir batubara


Jumat, 30 Agustus 2019 / 18:12 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan Pertambangan Batubara PT Bumi Resources Tbk


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) bakal melakukan diversifikasi bisnis perusahaan. Emiten berkode saham BUMI ini memiliki rencana merambah ke industri hilirisasi batubara.

Direktur dan Corporate Secretary Bumi Resources Dileep Srivastava menyampaikan rencana hilirisasi ini masih dalam bahasan perusahaan. Tujuan mereka masuk dalam proyek gasifikasi ini guna meningkatkan nilai jual dari batubara.

Baca Juga: Bumi Resources (BUMI) Sudah Bayar Utang US$ 270 Juta

"Proyek hilirisasi saat ini sedang tahap studi kelayakan, semoga selesai secepatnya," ujarnya pada Kontan, Jumat (30/8).

Lebih lanjut ia bilang, rencana ini sejalan dengan prioritas pemerintah untuk mengurangi impor LPG dan menggunakan batubara sebagai bahan baku pengganti melalui gasifikasi atau hilirisai ini.

Sebagai informasi, melalui teknologi gasifikasi, batubara akan diubah menjadi produk akhir yang bernilai tinggi. Teknologi ini akan mengkonversi batu bara muda menjadi syngas untuk kemudian diproses menjadi dimethyl ether (DME) sebagai substitusi LPG, urea sebagai pupuk, dan polipropilen sebagai bahan baku plastik.

Meski demikian, Dileep belum dapat menyampaikan dana yang mereka siapkan untuk menggarap proyek ini. "Kami juga mendiversifikasi sumber pendapatan dengan memulai produksi emas dari Citra Palu pada tahun ini dan produksi seng dari Dairi Prima Mineral," katanya.

Baca Juga: Belum Dapat Restu Private Placement, Dua Anak Tiga Pilar (AISA) Terancam Pailit




TERBARU

[X]
×