kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Campina ingin bangun pabrik di Jawa Barat


Selasa, 14 Februari 2017 / 11:36 WIB


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Konsumsi es krim per kapita yang rendah membuat PT Campina Ice Cream Industry berencana menambah pabrik di Indonesia. Pasalnya, kapasitas pabrik Campina yang terletak di kawasan industri Surabaya, Jawa Timur sudah hampir penuh.

Adji Andjono, National Sales Manager & Marketing Manager PT Campina Ice Cream Industry bilang, di Indonesia konsumsi es krim terbilang masih rendah, baru 0,6 liter per kapita. Angka ini terbilang rendah dibandingkan negara ASEAN lain seperti Thailand yang tingkat konsumsinya sudah tiga kali lipat dibanding di Indonesia.

"Kami sedang mencari lokasi pabrik di kawasan industri. Kemungkinan lokasinya di Jawa Barat," kata Adji saat dihubungi KONTAN, Senin (13/2).

Adji bilang, pemilihan lokasi di Jawa Barat karena ingin mendekatkan diri ke konsumen di Jawa Barat, Jakarta dan Sumatera.

Adapun pertimbangan lain dalam memilih pabrik adalah, pertimbangan upah layak serta ketersediaan sumber daya air yang mencukupi. "Lokasi pasti bukan berada di wilayah Jawa Timur," kata Adji.

Sayang, Adji tak menyebutkan nilai investasi pembangunan pabrik tersebut dengan alasan lokasinya belum final. Adji menuturkan, keputusan tambah pabrik mengacu potensi pasar es krim di Indonesia.

Saat ini, Campina tercatat sebagai salah satu produsen es krim terbesar di Indonesia. Adji mengklaim, pangsa pasar Campina mencapai 20%–25% dan menjadi produsen nomor dua.

Selain karena penguasaan pasar, rencana tambah pabrik dilakukan setelah melihat kinerja penjualan Campina yang tumbuh. "Penjualan kami tahun lalu tumbuh sekitar 10%," kata Adji.

Terkait penjualan tahun ini, Adji belum mau membeberkannya dengan alasan kondisi politik belum kondusif. Namun begitu, momentum pasar yang dinanti produsen es krim adalah Lebaran dan Tahun Baru. Maka itu, awal tahun lalu Campina menambah varian baru. “Kami baru saja luncurkan produk baru di segmen anak-anak yakni Happy Cow," katanya.

Setiap tahun, Campina rutin menambah lima sampai enam produk baru. Selain untuk anak-anak, Campina menyasar pasar es krim untuk remaja. Sebab 80% penjualan berasal dari konsumen tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×