kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Centrepark soroti masalah tarif parkir


Senin, 04 Desember 2017 / 18:46 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Centrepark Citra Corpora, operator penyedia sistem parkir meyakini, bisnis parkir masih memiliki prospek yang baik ke depan. Hanya saja, persoalan tarif parkir menjadi sesuatu yang kini tengah disoroti oleh perusahaan.

Charles Oentomo, Presiden Direktur PT Centrepark Citra Corpora mengatakan, jika dibandingkan dengan negara tetangga, tarif parkir Indonesia masih ada di bawah negara-negara tersebut.

"Secara realistis, setiap tahun kita menjumpai ada kenaikan inflasi, UMP, tetapi tarif parkir masih flat," ujar Charles saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (4/12).

Menurut Charles, dengan adanya aturan mengenai kenaikkan tarif, para pebisnis lahan parkir ini bakal lebih cepat mencapai titik impas atau break even point. Dia menjelaskan, investasi awal yang diperlukan untuk memulai bisnis ini bernilai mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah, bergantung jumlah akses dan properti yang dipakai di lahan parkir tersebut.

"Jika bisnisnya berjalan bagus, kontrak 5 tahun, dalam 2,5 - 3 tahun sudah bisa BEP," ujarnya.

Sebagai gambaran, PT Centrepark Citra Corpora saat ini sudah menjadi operator untuk 250 proyek, yang meliputi proyek swasta maupun pemerintah, serta rumah sakit, maupus kampus. Namun begitu, proyek swasta masih mendominasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×