kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.827   -1,00   -0,01%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Chevron kembalikan East Kalimantan ke pemerintah


Selasa, 19 Januari 2016 / 11:45 WIB
Chevron kembalikan East Kalimantan ke pemerintah


Reporter: Juwita Aldiani | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Chevron melalui anak perusahannya, Chevron Indonesia Company (CICO), yang mengelola Production Sharing Contract (PSC) East Kalimantan (EKAL) tidak akan mengajukan perpanjangan PSC EKAL dan akan mengembalikan aset tersebut kepada Pemerintah Indonesia pada 24 Oktober 2018.

Hal tersebut disampaikan oleh Chuck Taylor selaku Chevron IndoAsia Business Unit managing director dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/01).

“Keputusan ini tidak mempengaruhi komitmen kami untuk meneruskan sejarah 90 tahun kemitraan di Indonesia atau menjalankan proyek-proyek strategis seperti proyek Indonesia Deepwater Development (IDD)," ujar Chuck.

CICO yang selama ini mengelola PSC EKAL telah menyediakan suplai gas yang berkelanjutan kepada aset strategis Indonesia termasuk Kilang LNG Bontang dan Kilang Balikpapan.

"Kami bangga atas kemitraan yang kuat dengan masyarakat dan Pemerintah Indonesia serta berkomitmen untuk terus mendukung Indonesia mengembangkan sumber daya energi secara selamat, efisien dan andal," ungkap Chuck.

Chevron juga akan tetap fokus pada keselamatan dan keandalan operasi serta mendukung penyerahan aset yang lancar kepada operator baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×