kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

China Bakal Bangun Smelter di Kalbar US$ 1,2 Miliar


Rabu, 14 Juli 2010 / 14:58 WIB


Reporter: Herlina KD

JAKARTA. Investasi di Indonesia tampaknya semakin menarik bagi investor. Tak heran, banyak perusahaan Indonesia yang menggandeng investor asing untuk mengembangkan investasi di Indonesia. Salah satu yang dilirik adalah investasi di sektor pertambangan.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan perusahaan asal China Baosteel berencana untuk membangun smelter atau pabrik pengolahan alumina di Kalimantan Barat. Dalam proyek ini, Baosteel akan bekerjasama dengan PT Aneka Tambang (Antam) untuk membangun smelter ini. "Nilai investasinya sekitar US$ 1,2 miliar," kata Gita, Rabu (14/7).

Gita menambahkan, rencananya, pabrik pengolahan alumina ini memiliki kapasitas produksi sebesar 500.000 ton per tahun. Dalam waktu dekat Antam dan Baosteel akan menandatangani perjanjian kerjasamanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×