kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

China Bakal Bangun Smelter di Kalbar US$ 1,2 Miliar


Rabu, 14 Juli 2010 / 14:58 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Investasi di Indonesia tampaknya semakin menarik bagi investor. Tak heran, banyak perusahaan Indonesia yang menggandeng investor asing untuk mengembangkan investasi di Indonesia. Salah satu yang dilirik adalah investasi di sektor pertambangan.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan perusahaan asal China Baosteel berencana untuk membangun smelter atau pabrik pengolahan alumina di Kalimantan Barat. Dalam proyek ini, Baosteel akan bekerjasama dengan PT Aneka Tambang (Antam) untuk membangun smelter ini. "Nilai investasinya sekitar US$ 1,2 miliar," kata Gita, Rabu (14/7).

Gita menambahkan, rencananya, pabrik pengolahan alumina ini memiliki kapasitas produksi sebesar 500.000 ton per tahun. Dalam waktu dekat Antam dan Baosteel akan menandatangani perjanjian kerjasamanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×