kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Dampak covid-19, penumpang LRT Jakarta anjlok hingga 90%


Kamis, 02 April 2020 / 19:58 WIB
ILUSTRASI. Petugas membersihkan pegangan tangan (hand grip) dari gerbong kereta di Depo Light Rail Transit (LRT), Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Jumat (6/3/2020). LRT Jakarta berupaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) dengan sejumlah cara seperti membersih


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT LRT Jakarta mengaku sejak adanya pandemi virus corona (COVID-19) pendapatannya anjlok hingga 90%.

General Manager Corporate Secretary LRT Jakarta Arnold Kindangen mengungkapkan jumlah tren penumpang saat ini sudah mulai turun hanya di bawah 400 penumpang.

Baca Juga: Kemenhub rekomendasikan pembatasan moda transportasi di Jabodetabek

Pihaknya kini tengah memprioritaskan pelayanan dan menjalankan program pemerintah yang saat ini berorientasi pada keselamatan bersama untuk memutus rantai pandemi virus Covid-19 yang masif walaupun terjadi konsekuensi pada penurunan pendapatan.

"Estimasi penurunan pendapatan kurang lebih di 90%," ujar Arnold kepada kontan.co.id, Kamis (02/4).

LRT Jakarta juga angkat bicara perihal surat edaran Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Nomor 5 Tahun 2020 tentang pembatasan penggunaan transportasi publik yang bertujuan untuk mengurangi pergerakan masyarakat dari dan wilayah Jabodetabek sebagai langkah pencegahan Covid-19.

Baca Juga: BPTJ akan batasi akses dan angkutan Jabodetabek




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×