kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Damri kerek tarif bus Bandara Soetta, Menhub anggap wajar


Senin, 23 Desember 2019 / 06:17 WIB
Damri kerek tarif bus Bandara Soetta, Menhub anggap wajar
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menganggap wajar Perusahaan Umum (Perum) Damri menaikkan tarif Bus Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, Budi menilai layanan transportasi bus bukanlah industri yang menjanjikan di masa kini. 

Itu sebabnya, lanjut Budi, Damri yang mampu bertahan di masa sulit industri transportasi harus didukung dengan kenaikan harga tiket. "Industri bus itu bukan industri yang banyak uangnya, mereka itu sudah survival menghadapi semua ini, dengan margin yang tipis," ujar dia saat ditemui Kompas.com di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (22/12/2019). 

Baca Juga: Tarif bus Damri seluruh trayek naik Rp 10.000 sampai Rp 15.000 mulai hari ini

Budi percaya, Perum Damri juga sudah melakukan riset sebelum menetapkan kenaikan harga tiket tersebut. Meski Kementerian Perhubungan, tidak ikut campur dalam penentuan tarif Bus Damri Bandara Soekarno-Hatta yang baru. 

"Kalau tarif komersial itu bukan Menhub, tapi bisnis to bisnis," kata dia. 

Perum Damri mulai memberlakukan kenaikan tarif untuk seluruh rute trayek dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Tangerang.  Penyesuaian tarif baru ini sesuai dengan surat keputusan nomor 3956.00/PR.302/SKU/00/DU/2019 mengenai penyesuaian tarif Damri Angkutan Bandara Soekarno-Hatta. 

Baca Juga: Sudah tujuh BUMN yang setor modal ke LinkAja, yang lain kapan nyusul?

Direktur Utama Perum Damri Setia N Milatia Moemin mengatakan penyesuaian tarif ini mengacu pada hasil survei yang telah dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Hasil survei menyebutkan pelanggan Damri dinilai mampu secara ekonomi membayar penyesuaian tarif Damri Bandara Soekarno-Hatta. 

"Kami telah melakukan segala upaya untuk menghindari penyesuaian tarif layanan," terang Setia dalam keterangan tertulis. Kenaikan tarif baru ini relatif masih terjangkau, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menhub Anggap Wajar Damri Naikkan Tarif Bus Bandara Soetta"
Penulis : Singgih Wiryono
Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief




TERBARU

Close [X]
×