kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Data produksi kakao simpang siur


Selasa, 13 Maret 2012 / 16:45 WIB
ILUSTRASI. Kalbe Learning Cente. KONTAN/Baihaki/6/2/2019


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah melalui kementerian Pertanian menyatakan adanya perbedaan data produksi kakao secara nasional. Perbedaan data produksi kakao ada pada data produksi versi pemerintah dengan data produksi versi Asosiasi Kakao Indonesia (Akindo).

"Data produksi kakao memang berbeda-beda," kata Gamal Nasir, Direktur Jenderal Perkebunan, kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (13/3).

Pemerintah menyatakan, produksi kakao tahun ini akan mengalami kenaikan karena adanya program gerakan nasional (Gernas) kakao sejak tahun 2009 lalu. Program ini dinilai berhasil meningkatkan produksi kakao secara nasional.

Data Kementan menyebutkan, produksi kakao tahun 2011 berkisar 712.000 ton dari realisasi 1,67 juta hektare (Ha) lahan perkebunan. Untuk tahun ini, Gamal memprediksi, produksi kakao bisa naik 11% menjadi 800.000 ton.

Sebelumnya, angka produksi kakao berbeda disampaikan oleh Sekretaris Eksekutif Askindo, Firman Bakrie. Ia bilang, prediksi produksi kakao tahun ini hanya 500.000 ton saja, naik tipis 16,3% dari realisasi produksi tahun 2011 sebesar 430.000 ton. Produksi kakao tahun 2011 itu turun 9% ketimbang realisasi produksi 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×