kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Dharma Polimetal (DRMA) Optimalkan Capex dan Potensi Kinerja Sampai Akhir 2023


Minggu, 24 September 2023 / 14:49 WIB
Dharma Polimetal (DRMA) Optimalkan Capex dan Potensi Kinerja Sampai Akhir 2023
ILUSTRASI. Suasana pabrik komponen otomotif PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) di Cikarang, Jawa Barat. Dharma Polimetal (DRMA) Optimalkan Capex dan Potensi Kinerja Sampai Akhir 2023.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten komponen otomotif, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) berupaya memaksimalkan serapan belanja modal atau capital expenditure (capex) serta potensi kinerjanya pada sisa semester II-2023.

Manajemen DRMA menyediakan capex senilai Rp 650 miliar pada 2023 yang bersumber dari kas internal perusahaan dan pinjaman utang dari perbankan. Pada semester pertama lalu, DRMA telah menyerap capex sebanyak Rp 350 miliar.

Dana tersebut telah terpakai untuk akuisisi pada awal tahun ini, investasi di berbagai mesin dan proyek baru, serta pembangunan dua pabrik baru di anak perusahaan.

DRMA pun masih memiliki Rp 300 miliar dana belanja modal untuk dimaksimalkan pada semester kedua.

Baca Juga: Dharma Polimetal (DRMA) Tingkatkan Ekspansi Pengembangan Komponen Kendaraan Listrik

“Untuk semester kedua, kami gunakan capex untuk pembangunan pabrik baru, pengembangan beberapa proyek baru, serta investasi mesin-mesin yang digunakan untuk persiapan produksi komponen baru,” ungkap Irianto Santoso, Direktur Utama Dharma Polimetal, Selasa (19/9).

Pihak DRMA optimistis bisa terus meningkatkan kinerja bisnisnya hingga penghujung tahun 2023. Hal ini didukung oleh proyeksi peningkatan penjualan kendaraan roda dua dan roda empat yang otomatis mengerek permintaan terhadap produk komponen.

 

Guna mendongkrak kinerjanya, DRMA telah menuntaskan akuisisi saham PT Trimitra Chitrahasta (TCH) dari Kuroda Group pada akhir Januari lalu. DRMA mengambilalih 72,75% saham TCH yang dimiliki Kuroda Group dengan nilai transaksi Rp 216,91 miliar.

Baca Juga: Strategi Bisnis & Rekomendasi Saham INDY, DRMA, AUTO Menyambut Insentif Motor Listrik

TCH merupakan produsen suku cadang mobil dan sepeda motor yang beroperasi di Cikarang, Jawa Barat. Akuisisi TCH tentu akan berdampak positif bagi kelangsungan produksi komponen sekaligus menjadi tambahan sumber pendapatan baru bagi DRMA pada masa mendatang.

Selain itu, meski tidak disebut secara spesifik, DRMA juga mulai memasok komponen suspensi untuk salah satu merek mobil terbesar di Indonesia pada tahun ini. “Kami yakin dengan target pertumbuhan pendapatan kurang lebih 25% secara year on year (YoY) pada tahun ini,” tandas dia.

Baca Juga: Saham-Saham Ini Masuk Daftar Top Picks Sejumlah Sekuritas

Dalam catatan Kontan, pada semester I-2023 penjualan DRMA melesat 72% YoY menjadi Rp 2,74 triliun. Laba bersih tahun berjalan DRMA juga tumbuh 144% YoY menjadi Rp 352,31 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×