kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Diberitakan ekspansi ke Vietnam, ini penjelasan manajemen Go-Jek


Senin, 21 Mei 2018 / 19:05 WIB
ILUSTRASI. Go-jek


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen Go-Jek angkat bicara terkait kabar Go-Jek ekspansi ke regional yang semakin deras. Yang terbaru, media asal Vietnam, VNExpress memberitakan Go-Jek akan meluncurkan layanan transportasi online ini di Vietnam pada Juli 2018 mendatang.

"Kita masih belum bisa bilang detail-detailnya terkait ini. Tapi memang rencana dan niat untuk mengeksplor ke sana memang ada. Pada waktunya saat sudah siap akan kita beritahukan," ujar Nila Marita, Chief Corporate Affairs Go-Jek Indonesia kepada Kontan.co.id, Senin (21/5) di Jakarta.

Bila Go-Jek berhasil masuk ke Vietnam, maka Go-Jek langsung menghadapi kompetitor yakni Grab yang sudah terlebih dahulu menguasai pasar Vietnam. Apalagi pasca Grab mengakuisisi Uber.

Asal tahu saja, kini Go-Jek telah hadir di 50 kota di Indonesia. Per Februari 2018, aplikasi Go-Jek sudah diunduh lebih dari 77 juta kali. Kini terdapat lebih dari 150.000 mitra penjual di Go-Food dan lebih dari 30.000 mitra penyedia layanan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×