kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Diproduksi di Indonesia, Volkswagen Tiguan Allspace tawarkan harga kompetitif


Rabu, 02 Oktober 2019 / 22:26 WIB

Diproduksi di Indonesia, Volkswagen Tiguan Allspace tawarkan harga kompetitif
ILUSTRASI. Volkswagen Tiguan VRS

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Agen Tunggal Pemegang Merek Audi dan Volkswagen di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor, menyerahkan VW Tiguan Allspace kepada pembeli pertamanya, Rabu (2/9). Adapun SUV 7 seater ini diproduksi secara Medium Knocked Down (MKD) di Indonesia, tepatnya di Cikampek. 

"Dengan diproduksi di Indonesia harga menjadi lebih kompetitif," ungkap Andrew Nasuri, Presiden Direktur Garuda Mataram Motor di Hotel Pullman, Rabu ( 2/9). Sehingga, lanjut Andre, lebih banyak orang dapat memiliki merek Volkswagen.

Baca Juga: Pasar Sport Utility Vehicle (SUV) 7 seater yang semakin menggeliat

Asal tahu saja, untuk mengembangkan merek Volkswagen di Indonesia, PT Garuda Mataram Motor membangun fasilitas produksi di Cikampek, Jawa Barat. Penambahan fasilitas produksi ini dilakukan melalui anak perusahaan Indomobil lainnya, yakni PT Nasional Assemblers. 

Adapun fasilitas produksi yang berdiri di atas lahan seluas 60.000 meter itu memiliki kapasitas produksi hingga 6.000 unit Volkswagen per tahunnya. Adapun hingga akhir tahun, PT Garuda Mataram Motor menjanjikan akan menjual 300 unit VW Tiguan Allspace dari fasilitas pabrik tersebut ke pada konsumen. 

Chief Operation Officer PT Garuda Mataram Motor, Jonas Chendana  menambahkan, Volkswagen Tiguan Allspace akan menjadi fokus pertama dari fasilitas produksi tersebut. Adapun fasilitas itu bisa menekan harga yang sebelumnya sekitar  Rp 695 juta menjadi Rp 598 juta per unitnya. 

Baca Juga: Intip koleksi mobil Ketua DPR RI Puan Maharani, tembus Rp 1,5 miliar

Asal tahu saja, VW Tiguan Allspace telah diluncurkan sebelumnya di acara Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019.  Hingga saat ini, PT Garuda Mataram Motor telah mengantongi pemesanan sebanyak 450 unit, hingga akhir tahun ditargetkan akan ada 800 hingga 1.000 unit lagi. 


Reporter: Kenia Intan
Editor: Tendi

Video Pilihan


Close [X]
×