kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.823   57,00   0,32%
  • IDX 6.424   -17,08   -0,27%
  • KOMPAS100 840   -1,66   -0,20%
  • LQ45 638   -2,37   -0,37%
  • ISSI 224   -0,82   -0,36%
  • IDX30 355   -1,56   -0,44%
  • IDXHIDIV20 442   -2,00   -0,45%
  • IDX80 96   -0,23   -0,24%
  • IDXV30 121   -0,22   -0,18%
  • IDXQ30 114   -0,72   -0,62%

Distribusi pupuk Petrokimia Gresik tidak terganggu ambruknya jembatan Babat-Widang


Rabu, 18 April 2018 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Bongkar Muat Pupuk di Pelabuhan Rakyat, Gresik


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ambruknya sisi barat jembatan Babat-Widang yang menghubungkan Kabupaten Tuban dan Lamongan sedikit banyak memiliki pengaruh pada operasional industri. Produsen pupuk PT Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan yang memanfaatkan jalur tersebut sebagai jalur distribusi.

Manajer Humas Petrokimia M Ichwan mengakui pihaknya menggunakan jalur tersebut untuk distribusi. Namun karena saat ini sudah memasuki masa tanam, distribusi pupuk oleh Petrokimia Gresik disebutnya sedang tidak dilakukan. “Kalau kita lihat belum berpengaruh secara langsung pada distribusi pupuk,” jelasnya saat dihubungi Kontan.co.id pada Rabu (18/4).

Jika memasuki masa tanam kedua tahun ini jembatan tersebut belum diperbaiki, Ichwan mengatakan hal itu baru berpengaruh terhadap operasional Petrokimia Gresik. “Sebab harus cari alternatif agar distribusi tetap lancar,” jelasnya.

Jembatan nasional itu ambruk pada pukul 10.30 WIB kemarin (17/4). Dalam peristiwa itu, tiga truk ikut jatuh ke dalam sungai bersama material beton jembatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×