kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Dorong eksplorasi, kementerian ESDM buka opsi gandeng lembaga geosains dunia


Kamis, 06 Agustus 2020 / 13:03 WIB
ILUSTRASI. Suasana kegiatan ekplorasi minyak bumi yang dilakukan PT Saka Energi Indonesia di Blok Pangkah, Gresik, Jawa Timur.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan berbagai upaya eksplorasi terus dilakukan guna mencari cadangan minyak dan gas bumi beberapa waktu ke depan.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Ego Syahrial mengungkapkan evaluasi hari ke hari di sektor migas terus dilakukan.

Baca Juga: Investasi migas di semester I seret, Kementerian ESDM yakin keadaan akan membaik

"Karena kami juga tidak bisa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Komitmen Kerja Pasti (KKP). Karena kalau segitu kecil. Kami sedang melakukan penjajakan dengan lembaga geosains dunia," ungkap Ego dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8).

Ego melanjutkan, langkah ini ditempuh sebab pemerintah belajar dari beberapa negara yang sukses melakukan penemuan giant discovery seperti Mesir, Norwegia dan Meksiko.

"Mesir bisa nemu giant discovery 3 triliun cubic feet (tcf) sampai 4 tcf, itu dari satu lapangan setengah dari produksi nasional kita yang 6 tcf," terang Ego.

Ia mengharapkan, langkah menggandeng lembaga geosains dunia dapat membuat Indonesia menemukan giant discovery seperti yang dilakukan negara-negara lain.

Baca Juga: Soal kepastian jabatan Dirjen Minerba, ESDM: Tinggal tunggu Keppres

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×