kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Dukung Program 3 Juta Rumah, KAI Bakal Bangun 5.484 Rusun di Empat Kota


Senin, 16 Maret 2026 / 18:06 WIB
Dukung Program 3 Juta Rumah, KAI Bakal Bangun 5.484 Rusun di Empat Kota
ILUSTRASI. Pembangunan Tower Rusun ASN di IKN (/ )


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan membangun 5.484 unit rumah susun (rusun) Transit Oriented Development (TOD) di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya. 

Pembangunan dilakukan untuk mendukung program 3 juta rumah pemerintah. Adapun peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan di Stasiun Manggarai pada hari ini, Senin (16/3/2026). 

"Target pembangunan rampung pada awal tahun 2027," kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin. 

Baca Juga: PHRI Targetkan Tren Penjualan Bisnis Pariwisata Meningkat 20% pada Libur Lebaran 2026

Bobby mengungkapkan, KAI memiliki lahan seluas 320 juta meter persegi di seluruh Indonesia. Lahan-lahan ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan berbasis TOD yang mendukung mobilitas perkotaan sekaligus memperluas akses hunian.

Khusus di kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) saja, lahan milik KAI berpotensi untuk dibangun 131 ribu unit rusun TOD. Kedekatan dengan transportasi publik membantu masyarakat menghemat waktu dan biaya perjalanan.

"Tentunya, melalui pengembangan kawasan berbasiskan stasiun ini, KAI ingin menghadirkan ekosistem kota yang lebih terintegrasi, hunian yang dekat dengan transportasi publik, pemanfaatan lahan yang efisien, serta mobilitas yang lebih mudah bagi masyarakat perkotaan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×