kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.992.000   -5.000   -0,17%
  • USD/IDR 17.008   36,00   0,21%
  • IDX 7.022   -114,92   -1,61%
  • KOMPAS100 967   -21,57   -2,18%
  • LQ45 714   -14,61   -2,01%
  • ISSI 244   -4,92   -1,97%
  • IDX30 388   -4,33   -1,10%
  • IDXHIDIV20 485   -2,12   -0,43%
  • IDX80 109   -2,57   -2,31%
  • IDXV30 132   0,44   0,33%
  • IDXQ30 126   -0,69   -0,54%

PHRI Targetkan Tren Penjualan Bisnis Pariwisata Meningkat 20% pada Libur Lebaran 2026


Senin, 16 Maret 2026 / 18:00 WIB
PHRI Targetkan Tren Penjualan Bisnis Pariwisata Meningkat 20% pada Libur Lebaran 2026
ILUSTRASI. Okupansi Hotel (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memproyeksikan target penjualan bisnis pariwisata akan meningkat signifikan ketika momen libur lebaran 2026. Bahkan, ditargetkan tren penjualan bisa mencapai 20%.

Sekjen PHRI Maulana Yusran menjelaskan bahwa target saat momen libur lebaran tahun 2026 ini mengalami peningkatan okupansi dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Kita berharap, iya kita berharap kalau kita bandingkan di Lebaran, kalau membandingkan okupansi peningkatan yang terjadi di Lebaran 2025," ujar Maulana Yusran saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

Yusran mengatakan bahwa harapan peningkatannya mencapai 20% saat momen libur lebaran 2026. Hal itu bisa ditargetkan melalui penjualan selama satu pekan berturut.

Baca Juga: PHRI Berharap ada Peningkatan Okupansi Hotel pada Momen Libur Lebaran 2026

"Kita berharap masih ada peningkatan ya paling tidak 20 persen ya, dengan masa peningkatan itu kita bisa ambil selama enam hari," kata Yusran.

Meski begitu, Yusran juga tak ambil pusing soal target tren penjualan saat momen lebaran. "Tapi bisa meningkat 10 persen saja itu sudah oke," sebutnya.

Hal itu dikarenakan tren penjualan lebaran tahun 2025 yang sangat rendah. Yusran menyebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa saat momen lebaran 2025 terjadi penurunan hingga 3,9%.

"Nah tentu dengan kondisi bulan Ramadan itu yang sangat rendah, itu juga akan sangat mempengaruhi dengan apa operasional daripada hotel tersebut," kata Yusran.

Selanjutnya, PHRI berharap pemerintah RI bisa menambah sejumlah insentif. Mulai dari insentif tiket pesawat hingga tarif jalan tol.

"Apalagi Work From Anywhere dan cuti bersamanya kita berharap ada terjadi peningkatan gitu tingkat okupansi. Paling tidak dibandingkan 2025 itu bisa mencapai sampai 20 persen ya, itu harapan kita," tukas dia.

Strategi Khusus Pebisnis Pariwisata

Menurut Yusran, pebisnis pariwisata khususnya bidang perhotelan akan menyediakan sejumlah paket menarik yang membuat wisatawan tertarik berkunjung.

"Mereka juga memberikan paket-paket ya kan paket-paket aktivitas yang bisa men-trigger untuk apa namanya wisatawan itu datang," kata Yusran.

Kemudian, Yusran menjelaskan setiap momen lebaran tidak semua kota akan diuntungkan. Sebab, ada kegiatan mudik sehingga terdapat kota yang tidak mengalami hal itu. Salah satunya yakni kota Jakarta.

Tetapi, kota Jakarta justru dinilai lebih atraktif dalam menyiapkan strategi khusus dalam pemasaran.

"Mereka akan lebih atraktif untuk membuat paket seperti paket-paket staycation, gitu yang mereka lakukan. Kenapa? Karena mayoritas penduduk Jakarta itu kan adalah pendatang, di mana mereka pasti akan menjadi sumber pergerakannya mereka keluar," ucap Yusran.

Berbeda hal dengan kota yang ada di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatra, dan Bali. Kota tersebut justru dimanfaatkan oleh wisatawan untuk berlibur.

"Nah tentu mereka harus memiliki satu program yang paket yang cukup kuat yang juga bisa apa memicu daripada wisatawan yang tidak pergi yang tidak pergi ke luar dari kota tersebut untuk bisa melakukan staycation," ungkapnya.

"Jadi semua lini bisnis dari sektor akomodasi itu pasti akan atraktif untuk membuat paket-paket tersebut," lanjut Yusran.

Baca Juga: Bazar Murah di Tengah Lonjakan Harga, Gramedia Gelar Ramadan Berkah Market 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×