kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.521   21,00   0,12%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ekspor komoditas turun, manufaktur melonjak


Selasa, 27 Agustus 2013 / 13:26 WIB
ILUSTRASI. Ada menu terbaru 2 minuman Chatime rasa lokal! (dok/Chatime)


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan mengatakan, porsi ekspor Indonesia dari sektor komoditas sumber daya alam mengalami penurunan sebesar 4%.

Menurut Gita, pada tahun 2010, porsi ekspor Indonesia dari sektor komoditas mencapai 66%. "Sisanya adalah porsi manufaktur yang diekspor keluar negeri," kata Gita saat dijumpai KONTAN di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa, (27/8).

Namun, angka ini mengalami penurunan pada tahun 2012. Porsi ekspor Indonesia dari komoditas di sepanjang tahun ini hanya mencapai 62%.

Penurunan ekspor komoditas ini berbanding terbalik dengan porsi ekspor manufaktur Indonesia yang meningkat dari 34% pada tahun 2010 menjadi 38% di tahun 2012.

Meski begitu, mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menegaskan, Indonesia jangan berpuas diri melihat lonjakan porsi ekspor di sektor manufaktur.  

Para pelaku usaha juga harus berhasil melakukan industrialisasi yang meningkatkan daya serap tenaga kerja. Selain itu, melakukan diversifikasi produk ekspor ke negara tujuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×