kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Elektrifikasi fokus di 6 provinsi bagian Timur


Jumat, 22 April 2016 / 20:16 WIB
Elektrifikasi fokus di 6 provinsi bagian Timur


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (persero) berusaha untuk mengalirkan listrik ke seluruh Indonesia melalui Program Indonesia Terang (PIT).

Pencanangan Program Indonesia Terang dilakukan di desa Temel, Distrik Ayamaru Jaya, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, pada Kamis (21/4) oleh Menteri ESDM Sudirman Said didampingi oleh Direktur PLN Amin Subekti, serta Dirjen ESDM dan EBTKE.

Pencanangan Program Indonesia Terang sengaja dilakukan di pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) Temel dan PLTMH Safreis. Kabupaten Maybrat yang mempunyai kontur berbukit-bukit memiliki beberapa potensi air yang dapat dikembangkan menjadi sumber energi listrik berskala kecil.

Khusus untuk Program Indonesia Terang akan dimulai dari enam provinsi paling timur Indonesia. Keenam provinsi tersebut adalah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Kesulitan akses di sana membuat keenamnya menjadi provinsi yang harus digarap pertama kali. Dari Timur, program ini akan digerakkan secara cepat ke bagian barat Indonesia.

"Kita memberikan fokus ke wilayah timur Indonesia Terang. Mempercepat kelistrikan atau akses ke 12 ribuan desa," pungkas Sudirman dalam keterangan tertulis pada Kamis (21/4).


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×