Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seiring meningkatnya kebutuhan perangkat yang mampu menjalankan kecerdasan buatan (AI), Qualcomm Technologies memperluas pasar chipset Snapdragon. Strategi ini tidak hanya menyasar ponsel premium, tetapi juga PC hingga berbagai perangkat pintar lainnya.
Qualcomm menghadirkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Snapdragon 8 Elite Gen 6, dan Snapdragon X2 Series. Kemampuan chipset semakin penting karena sebagian proses AI kini dapat dilakukan langsung di perangkat.
Dengan begitu, fitur seperti mengolah foto, menerjemahkan suara, merangkum informasi atau memahami perintah pengguna dapat bekerja lebih cepat tanpa selalu bergantung pada koneksi internet.
Kemampuan ini menjadi bagian dari pengembangan agentic AI, yang memungkinkan perangkat memahami konteks dan membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas.
“Indonesia dan Asia Tenggara memiliki peran penting dalam perkembangan ekosistem ini. Kami akan terus bekerja sama dengan OEM dan mitra ekosistem untuk membawa inovasi yang relevan bagi konsumen," kata ST Liew, Vice President Qualcomm Technologies dan Presiden Qualcomm Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru, pekan lalu.
Baca Juga: Ekspor Industri Kerajinan Tembus US$ 223 Juta di Kuartal II-2026
Di pasar ponsel premium, Qualcomm menggunakan strategi dual flagship melalui Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Di pasar PC, Snapdragon X2 Series diklaim meningkatkan performa hingga 67% dibandingkan generasi sebelumnya, dengan penggunaan daya hingga 43% lebih rendah. Kemampuan AI juga ditingkatkan agar pemrosesan dapat dilakukan langsung di PC.
Ekosistem Snapdragon PC kini mencakup lebih dari 7.300 aplikasi dan lebih dari 3.000 game. Qualcomm juga memperluas jangkauan Snapdragon ke laptop entry-level melalui Snapdragon C dan perangkat Chromebook.
Sejumlah perangkat yang menggunakan Snapdragon antara lain Ray-Ban Meta Glasses, Meta Quest 3, Bose Headphones dan earbuds, Lenovo Legion Gaming Tab, serta Samsung Watch Ultra 2.
Teknologi akan memberikan nilai yang lebih besar ketika mampu menjawab kebutuhan nyata. "Qualcomm menggandeng pembuat perangkat, merek, kreator, komunitas dan ecosystem partners,” ujar Don McGuire, EVP dan Chief Marketing Officer Qualcomm Incorporated.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














