kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.988   75,00   0,42%
  • IDX 5.641   -2,58   -0,05%
  • KOMPAS100 727   -0,51   -0,07%
  • LQ45 552   -0,61   -0,11%
  • ISSI 197   0,30   0,15%
  • IDX30 314   -0,26   -0,08%
  • IDXHIDIV20 389   -0,39   -0,10%
  • IDX80 83   -0,09   -0,11%
  • IDXV30 107   0,26   0,24%
  • IDXQ30 102   -0,07   -0,07%

Garam langka, puluhan pabrik setop produksi


Rabu, 12 Juli 2017 / 15:19 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pasokan garam yang langka menyulitkan sejumlah industri. Ketua Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI), Tony Tanduk mengatakan, sampai saat ini puluhan pabrik sudah berhenti berproduksi.

Pasokan garam untuk industri hanya terdapat 1-2 ton. Sedangkan, dalam setahun diperlukan sebanyak 4 juta ton garam.

Kelangkaan garam juga mempengaruhi harga yang sebelumnya paling mahal Rp 700 per kilogram (kg), saat ini mencapai Rp 3.000 per kg. "Sudah semahal itu, barangnya pun tidak ada juga," kata Tony.

Tony menyebut, jika dalam dua minggu belum ada pasokan garam, maka akan berpengaruh pada industri pangan. Oleh karena itu, katanya, pemerintah perlu secepatnya menyediakan garam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×