kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Garap energi matahari, Pertamina rogoh US$ 50 juta


Minggu, 09 Desember 2012 / 08:31 WIB
ILUSTRASI. Penyebab Tanaman Berbuah Tidak Menghasilkan Buah.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Pertamina berniat melakukan pengembangan bisnis energi terbarukan dengan menambah nilai investasi sebesar US$ 50 juta. Nilai investasi itu digunakan untuk pengembangan dan penelitian energi surya.

Rencana investasi tersebut disampaikan Karen Agustiawan, Direktur Utama Pertamina di Jakarta, Sabtu (8/12). Karen bilang, akan menggunakan generator sel surya sebagai sumber energi di kantor-kantor Pertamina di Indonesia,

"Kami akan menempatkan yang terbaik untuk mengurangi penggunaan energi berbasis fosil di kantor kami dan unit bisnis, dari konvensional ke non-konvensional yang," kata Karen. Ia  menambahkan, bahwa dalam upayanya untuk mengurangi penggunaan bahan bakar berbasis fosil, Pertamina juga sudah menggunakan Light Emitting Diode (LED) di kantornya.

Pertamina saat ini sedang mempertimbangkan kerjasama bisnis dengan Jasa Marga dalam menyediakan lampu solar cell untuk menerangi jalan tol yang dikelola Jasa Marga. "Kami akan melihat teknologi optik yang diperlukan dibisnis ini. Jika lengkap, kami akan mengalokasikan US$ 50 juta," katanya. (Arif Wicaksono/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×