kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.012.000   68.000   2,31%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

Garuda Sewa 15 Pesawat Haji dari Tiga Lessor Asing


Rabu, 21 Juli 2010 / 16:11 WIB
Garuda Sewa 15 Pesawat Haji dari Tiga Lessor Asing


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Usai Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR memastikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Hji (BPIH) tahun ini sebesar US$ 3.342 per jemaah, PT Garuda Indonesia (Persero) langsung melansir hasil tender sewa pesawat yang akan menerbangkan jemaah ke Jeddah atau Madinah.

Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto memastikan maskapainya akan menggunakan 16 pesawat untuk melayani penerbangan haji kali ini. Pesawat itu terdiri dari lima belas pesawat sewa, yaitu sepuluh Airbus A330 berkapasitas 360 dan 380 tempat duduk, satu Boeing 767 berkapasitas 325 tempat duduk, dan empat Boeing 747-400 berkapasitas 455 tempat duduk; dan satu pesawat Airbus A330 adalah pesawat milik Garuda sendiri.

"Pesawat tersebut disewa dari perusahaan penerbangan di Inggris, Italia, dan Portugal," ujar Pujobroto melalui pesan singkat, Rabu (21/7).

Ia memastikan, pesawat yang digunakan Garuda untuk penerbangan haji berusia muda. Ada yang dibuat tahun 2005, 2007, dan 2009. Sayangnya, ia tidak menjelaskan berapa biaya sewa yang harus dibayar perseroan kepada masing-masing lessor.

Pujobroto juga enggan menyebutkan berapa tarif penerbangan yang akhirnya disetujui Pemerintah Indonesia untuk diberikan kepada maskapainya. Ia hanya menyebut bahwa Garuda mendukung sepenuhnya program Pemerintah dalam kegiatan ibadah haji dengan menekan biaya penerbangan seminimal mungkin. Tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan.

"Penetapan biaya penerbangan haji sepenuhnya kewenangan Kementerian Agama. Kami mengutamakan kepentingan umum, namun sebagai perusahaan Garuda tentunya juga tidak dapat melaksanakan kegiatan penerbangan haji jika merugi," pungkasnya.

Tahun ini Garuda Indonesia akan melayani penerbangan haji untuk sekitar 114.000 jemaah dari sepuluh embarkasi dalam 294 kloter. Di mana penerbangan kloter pertama akan dilakukan pada 12 Oktober 2010 dan penerbangan haji akan berakhir 21 Desember 2010.

Pesawat haji sendiri akan disewa Garuda selama tiga bulan, mulai 10 Oktober sampai 23 Desember 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×