kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   -14.000   -0,47%
  • USD/IDR 16.850   -3,00   -0,02%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Gemantara Indonesia Konsolidasikan Model Bisnis Digital dan Komunitas Memasuki 2026


Senin, 16 Februari 2026 / 11:36 WIB
Gemantara Indonesia Konsolidasikan Model Bisnis Digital dan Komunitas Memasuki 2026
ILUSTRASI. bisnis digital (dok./Kontan)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gemantara Indonesia mempertegas arah bisnis dan organisasinya memasuki ahun 2026 melalui konsolidasi strategis berbasis digital dan komunitas.

Organisasi ini memposisikan diri sebagai mitra pelengkap dalam ekosistem ekonomi nasional, dengan fokus membangun model pertumbuhan yang terukur, terstandarisasi, dan berkelanjutan.

Langkah tersebut ditopang peluncuran enam Program Strategis Nasional (PSN) 2026 yang dirancang untuk mengintegrasikan penguatan kapasitas usaha, tata kelola keuangan, akses pendanaan, hingga penetrasi pasar. 

Baca Juga: 15 Ide Bisnis Digital yang High Demand di Tahun 2025

Presiden Gemantara Indonesia, Puguh Wiji Pamungkas, menegaskan bahwa pendekatan organisasi kini bergeser dari peran substitutif menjadi komplementer terhadap kebutuhan strategis nasional.

"Arah yang dibangun bukan sekadar aktivitas organisasi, melainkan pembentukan ekosistem bisnis yang berdampak nyata," ujarnya dalam siaran pers, Senin (16/2/2026).

Enam platform yang dikembangkan menjadi fondasi operasional strategi tersebut. Platform keanggotaan digital G-Connect diarahkan sebagai pengikat jejaring kolaborasi lintas wilayah. 

G-Grow difungsikan sebagai sistem pengembangan kapasitas usaha dan akuntabilitas keuangan anggota, yang menjadi prasyarat penting untuk mengakses pembiayaan dan kemitraan. 

Sementara itu, G-Care mengelola donasi digital, G-Advocacy memperkuat aspek legalitas dan kepatuhan usaha, G-Fest mendorong aktivasi ekonomi kreatif dan perluasan pasar, serta G-Next difokuskan pada regenerasi pelaku usaha muda berbasis pola pikir pertumbuhan.

Baca Juga: Maybank Indonesia Ungkap Tren Transaksi Digital Melonjak 30%

Dari sisi operasional, konsolidasi organisasi diarahkan agar seluruh struktur pusat hingga daerah bergerak dalam satu standar kerja. Sekretaris Jenderal Gemantara Indonesia, Firdaus Usman, menyatakan bahwa integrasi digital diperlukan agar implementasi strategi tidak terfragmentasi. 

Pendekatan ini diperkuat di tingkat wilayah melalui pembentukan kelompok belajar dan ekosistem usaha yang seragam, sehingga kebijakan pusat dapat diterjemahkan menjadi aktivitas ekonomi riil di daerah.

Penguatan finansial juga menjadi perhatian utama. Bendahara Umum Gemantara Indonesia, Tri Mulyana, menilai bahwa kesiapan laporan keuangan dan perencanaan bisnis anggota menjadi kunci agar organisasi berfungsi sebagai sistem pendukung yang kredibel. 

Menurutnya, standar akuntabilitas yang dibangun melalui G-Grow diharapkan meningkatkan kelayakan usaha anggota di mata lembaga pendanaan dan mitra strategis.

Setelah pemaparan arah bisnis dan ekonomi tersebut, rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi gala dinner yang bersifat reflektif. 

Forum ini menjadi ruang diskusi internal antara pengurus dan dewan untuk menegaskan kembali fondasi organisasi, mulai dari kejelasan struktur, relevansi gerakan dengan agenda nasional, hingga pentingnya integritas, kepercayaan, dan disiplin sebagai modal utama keberlanjutan organisasi.

Baca Juga: Uniqlo Internasional Jadi Motor Utama, Fast Retailing Targetkan Pertumbuhan Bisnis

Acara kemudian diakhiri dengan penandatanganan komitmen pengurus sebagai penegasan kesiapan kolektif menjalankan agenda 2026, sejalan dengan visi memperkuat konektivitas, pertumbuhan, dan dampak ekonomi bagi Nusantara.

Selanjutnya: Besok (17/2) Imlek 2577 Kongzili, Ini Ucapan & Acara Tahun Baru China di Jakarta

Menarik Dibaca: HP Android 1 Jutaan Baterai 6000 mAh: Nggak Takut Pemadaman Listrik Lagi!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×