kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Gudang Bulog sampai Juni akan dibanjiri beras impor


Senin, 02 April 2018 / 14:41 WIB
ILUSTRASI. Beras impor mulai dimasukkan dalam gudang penyimpanan milik Perum Bulog


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beras impor yang ditugaskan kepada Perum Bulog terus masuk memenuhi gudang Bulog. Akhir Februari lalu, beras impor masuk sebesar 261.000 ton. Akhir Maret, beras impor yang masuk terus bertambah.

"Beras yang sudah sandar sebanyak 139.000 ton dari Vietnam dan Thailand," ujar Direktur Pengadaan Bulog, Andrianto Wahyu Adi kepada Kontan.co.id, Senin (2/4).

Selain beras tersebut, sedang dilakukan pembongkaran beras dari India. Jumlah beras impor tersebut dinilai sesuai dengan yang ditugaskan sebesar 420.000 ton.

Sebelumnya, Bulog diberikan penugasan impor beras sebanyak 500.000 ton. Sisa 80.000 ton telah dilakukan tender terhadap perusahaan India dan Pakistan.

"Tender telah selesai, beras akan masuk akhir Mei hingga Juni 2018," terang Adrianto.

Tidak hanya beras, Bulog juga memiliki tugas untuk melakukan impor bagi daging kerbau. Daging kerbau beku dari India digunakan untuk menekan harga daging di pasar

Bulog mendapatkan izin impor daging sebesar 100.000 ton. Daging tersebut akan mulai masuk awal April 2018.

"Daging kerbau akan masuk awal April 2018 sebesar 8.000 ton," jelas Andrianto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×