kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.910.000   -13.000   -0,68%
  • USD/IDR 16.330   -47,00   -0,29%
  • IDX 7.183   16,44   0,23%
  • KOMPAS100 1.046   0,54   0,05%
  • LQ45 814   -0,59   -0,07%
  • ISSI 225   0,64   0,29%
  • IDX30 425   -0,65   -0,15%
  • IDXHIDIV20 504   -1,04   -0,21%
  • IDX80 118   -0,11   -0,10%
  • IDXV30 120   0,10   0,08%
  • IDXQ30 139   -0,46   -0,33%

Haier ingin jadi ketiga terbesar di Asia Tenggara


Senin, 16 Juli 2012 / 11:38 WIB
Haier ingin jadi ketiga terbesar di Asia Tenggara
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi jual beli dengan munggunakan mobile banking perbankan di Jakarta, Senin (14/6) /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/14/06/2021.


Reporter: Nur Ramdhansyah A | Editor: Edy Can


JAKARTA. PT Haier Sales Indonesia resmi mulai beroperasi di Indonesia setelah mengakuisisi Sanyo Electric 30 Maret 2012 lalu. Perusahaan ini menargetkan bisa menjadi pemain ketiga terbesar di Asia Tenggara.

Vice President Haier Group Du Jingguo mengatakan, akuisisi Sanyo akan memberikan pondasi bagi pengembangan strategi bisnis di Jepang dan Asia Tenggara. Menurutnya, akuisisi ini akan mengukuhkan Haier sebagai produsen white goods nomor satu di dunia. Catatan saja, white goods artinya produk elektronik yang berenamel putih.

Untuk menguasai pasar Asia Tenggara, Haier akan memakai dual merek. Perusahaan akan memakai merek Haier dan Sanyo secara simultan. "Sanyo telah memiliki reputasi yang baik di Asia Tenggara maupun Indonesia," katanya, Senin (16/7).

Selain itu, Haier akan menawarkan berbagai macam produk baik white goods maupun brown goods bagi pasar Indonesia. Beberapa diantaranya kulkas model french door, side by side maupun top mount dengan fitur LED backlight.

Haier juga akan menawarkan mesin cuci front loading otomatis yang dikenal memiliki tingkat efisiens energi dan fitur anti bakteri serta LED maupun LCD TV dengan teknologi akhir hemat energi, 3D dan internet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×