kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Harga daging sapi di Jawa Timur beranjak naik


Selasa, 03 Juli 2012 / 12:36 WIB
ILUSTRASI. Tangkapan layar video media sosial memperlihatkan kebakaran di Kilang Pertamina Cilacap. Tangki Kilang Cilacap terbakar pada Jumat (11/6) pukul 19.45 WIB.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

SURABAYA. Menjelang momen puasa Ramadan tahun ini, harga daging sapi di pasar tradisional mulai merangkak naik akibat tingginya permintaan.

Selain itu, pedagang daging sapi di sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim) juga mengeluhkan minimnya stok daging karena masih banyak pengusaha peternakan yang menjual sapinya ke luar Jatim.

Hasil pantauan Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jatim menyebutkan, sejak 25 Juni lalu, harga daging sapi naik di pasar tradisional di Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Kabupaten Pasuruan. Harga daging sapi itu naik dari Rp 65 ribu per kilogram (kg) menjadi Rp 70 ribu per kg.

Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jatim, Muthowif bilang, momen tahunan seperti Ramadan tidak membawa keuntungan bagi para pedagang daging sapi. Sebab, harga daging sudah naik tingkat distributor menyusul minimnya stok sapi potong.

''Bahkan beberapa kali kami menemukan ada sapi betina produktif yang terpaksa dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH),'' katanya, Selasa (3/7).

Keadaan itu, kata Muthowif, disebabkan karena, banyak ternak produktif yang dijual ke luar Jatim dengan harga yang lebih mahal. “Ini sangat ironis, Jatim yang dikenal gudangnya ternak justru kekurangan stok daging sapi lokal,'' tegasnya.

Karena itu, Muthowif mendesak Pemerintah Provinsi Jatim kembali mengatur tata niaga perdagangan sapi yang berprinsip pada pemenuhan kebutuhan konsumsi daging bagi masyarakat Jatim. ''Prinsip mekanisme pasar pada tata niaga sapi harus dibatasi, agar kebutuhan konsumsi lokal dapat terpenuhi,'' tegasnya. ( Achmad Faizal/kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×