kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Harga garam di pasar masih tinggi


Kamis, 10 Agustus 2017 / 21:37 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Garam masih langka di pasar dan harganya pun masih tinggi. Perbedaannya bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan harga normal. Berdasarkan pantauan di Pasar Modern Bintaro, harga garam ukuran 250 gram senilai Rp 6.000 sementara sebelumnya Rp 2.000.

Selain itu kelangkaan juga masih dirasakan oleh pedagang. "Masih susah sekarang garam, itu tinggal tiga bungkus," ujar Asti (25), pedagang di Pasar Modern Bintaro, Jakarta, Kamis (10/8).

Sebelumnya, pada dini hari Kamis (10/8) kapal Eco Destiny dari Australia telah merapat di pelabuhan Ciwandan, Banten. "Kapal Eco Detiny membawa garam sebanyak 25.000 ton," ujar Anang Abdul Qoyyum, Direktur Keuangan PT Garam.

Garam yang masuk nantinya akan didistribusikan pada Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk diolah menjadi garam konsumsi. Anang menjelaskan saat ini PT Garam berfokus untuk memenuhi ketersediaan garam di pasar. Selain itu targetnya harga garam di pasar dapat mencapai Rp 4.500 - Rp 5.000 per kilogram. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×