kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Harga garam di pasar masih tinggi


Kamis, 10 Agustus 2017 / 21:37 WIB
Harga garam di pasar masih tinggi


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Garam masih langka di pasar dan harganya pun masih tinggi. Perbedaannya bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan harga normal. Berdasarkan pantauan di Pasar Modern Bintaro, harga garam ukuran 250 gram senilai Rp 6.000 sementara sebelumnya Rp 2.000.

Selain itu kelangkaan juga masih dirasakan oleh pedagang. "Masih susah sekarang garam, itu tinggal tiga bungkus," ujar Asti (25), pedagang di Pasar Modern Bintaro, Jakarta, Kamis (10/8).

Sebelumnya, pada dini hari Kamis (10/8) kapal Eco Destiny dari Australia telah merapat di pelabuhan Ciwandan, Banten. "Kapal Eco Detiny membawa garam sebanyak 25.000 ton," ujar Anang Abdul Qoyyum, Direktur Keuangan PT Garam.

Garam yang masuk nantinya akan didistribusikan pada Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk diolah menjadi garam konsumsi. Anang menjelaskan saat ini PT Garam berfokus untuk memenuhi ketersediaan garam di pasar. Selain itu targetnya harga garam di pasar dapat mencapai Rp 4.500 - Rp 5.000 per kilogram. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×