kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Harga garam di pasar masih tinggi


Kamis, 10 Agustus 2017 / 21:37 WIB
Harga garam di pasar masih tinggi


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Garam masih langka di pasar dan harganya pun masih tinggi. Perbedaannya bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan harga normal. Berdasarkan pantauan di Pasar Modern Bintaro, harga garam ukuran 250 gram senilai Rp 6.000 sementara sebelumnya Rp 2.000.

Selain itu kelangkaan juga masih dirasakan oleh pedagang. "Masih susah sekarang garam, itu tinggal tiga bungkus," ujar Asti (25), pedagang di Pasar Modern Bintaro, Jakarta, Kamis (10/8).

Sebelumnya, pada dini hari Kamis (10/8) kapal Eco Destiny dari Australia telah merapat di pelabuhan Ciwandan, Banten. "Kapal Eco Detiny membawa garam sebanyak 25.000 ton," ujar Anang Abdul Qoyyum, Direktur Keuangan PT Garam.

Garam yang masuk nantinya akan didistribusikan pada Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk diolah menjadi garam konsumsi. Anang menjelaskan saat ini PT Garam berfokus untuk memenuhi ketersediaan garam di pasar. Selain itu targetnya harga garam di pasar dapat mencapai Rp 4.500 - Rp 5.000 per kilogram. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×