kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.991   79,00   0,44%
  • IDX 5.981   -90,25   -1,49%
  • KOMPAS100 771   -14,29   -1,82%
  • LQ45 591   -10,33   -1,72%
  • ISSI 207   -3,59   -1,70%
  • IDX30 328   -5,39   -1,62%
  • IDXHIDIV20 418   -6,04   -1,42%
  • IDX80 88   -1,64   -1,83%
  • IDXV30 114   -1,30   -1,14%
  • IDXQ30 107   -1,47   -1,36%

Harga garam di pasar masih tinggi


Kamis, 10 Agustus 2017 / 21:37 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Garam masih langka di pasar dan harganya pun masih tinggi. Perbedaannya bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan harga normal. Berdasarkan pantauan di Pasar Modern Bintaro, harga garam ukuran 250 gram senilai Rp 6.000 sementara sebelumnya Rp 2.000.

Selain itu kelangkaan juga masih dirasakan oleh pedagang. "Masih susah sekarang garam, itu tinggal tiga bungkus," ujar Asti (25), pedagang di Pasar Modern Bintaro, Jakarta, Kamis (10/8).

Sebelumnya, pada dini hari Kamis (10/8) kapal Eco Destiny dari Australia telah merapat di pelabuhan Ciwandan, Banten. "Kapal Eco Detiny membawa garam sebanyak 25.000 ton," ujar Anang Abdul Qoyyum, Direktur Keuangan PT Garam.

Garam yang masuk nantinya akan didistribusikan pada Industri Kecil dan Menengah (IKM) untuk diolah menjadi garam konsumsi. Anang menjelaskan saat ini PT Garam berfokus untuk memenuhi ketersediaan garam di pasar. Selain itu targetnya harga garam di pasar dapat mencapai Rp 4.500 - Rp 5.000 per kilogram. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×