kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Harga Patokan Ekspor Emas dan Konsentrat Tembaga Naik pada Periode I Februari 2026


Minggu, 01 Februari 2026 / 13:49 WIB
Harga Patokan Ekspor Emas dan Konsentrat Tembaga Naik pada Periode I Februari 2026
ILUSTRASI. Kemendag) mencatat Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas emas dan konsentrat tembaga (Cu 15%) meningkat. (Imagine China via Reuters/Xu Congjun)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat Harga Patokan Ekspor (HPE) komoditas emas dan konsentrat tembaga (Cu 15%) meningkat pada periode pertama Februari 2026 atau 1-14 Februari 2026.

HPE emas dicatat naik menjadi US$ 148.818,84 per kilogram (kg) pada periode pertama Februari 2026 dibanding periode kedua Januari 2026 yang sebesar US$ 141.972,92 per kg. Sementara itu, Harga Referensi (HR) emas naik menjadi US$ 4.628,79 per ons troi dari US$ 4.415,85 per ons troi.

Di sisi lain, HPE komoditas konsentrat tembaga ditetapkan sebesar US$ 6.422,91 per Wet Metrik Ton (WMT), meningkat sebesar 4,73% dibandingkan periode kedua Januari 2026 yang sebesar US$ 6.133,11 per WMT. 

Baca Juga: Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Kompak Naik pada Februari 2026

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana mengatakan, penetapan HPE dan HR tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 68 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar.

“Nilai HPE konsentrat tembaga naik karena tingginya permintaan industri global terhadap tembaga, terutama dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, dan manufaktur perangkat elektronik,” jelasnya dalam siaran pers, Jumat (30/1/2026).

Selain permintaan global, peningkatan HPE tembaga turut didorong terbatasnya pasokan tembaga akibat gangguan produksi di sejumlah tambang besar dunia. Kemudian, pergerakan nilai tukar ikut mempengaruhi HPE tembaga tersebut.

Tommy menambahkan, kenaikan harga seluruh mineral penyusun tembaga menjadi dasar penghitungan HPE konsentrat tembaga di periode pertama Februari 2026. Sepanjang periode pengumpulan data, tercatat harga tembaga naik 4,01%, emas naik 4,82%, dan perak naik 17,99%.

Baca Juga: Aneka Tambang (ANTM) Kantongi RKAB 2026, Siapkan Penyesuaian Operasi

Sementara itu, kenaikan harga emas akibat meningkatnya permintaan global disebut turut memicu kenaikan HPE tembaga, sekaligus HPE dan HR emas.

“Meningkatnya permintaan global dipengaruhi oleh perubahan ekspektasi suku bunga, kebijakan moneter negara maju, dan meningkatnya permintaan emas fisik dari sektor perhiasan dan industri,” ujar Tommy.

Sebagai informasi, HPE dan HR dalam Kepmendag Nomor 68 Tahun 2026 ditetapkan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Masukan teknis mengacu pada data London Metal Exchange (LME) untuk tembaga, kemudian London Bullion Market Association (LBMA) untuk emas dan perak. 

Penetapan HPE dan HR dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kemendag, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian.

Selanjutnya: Simak Proyeksi IHSG untuk Perdagangan Senin (2/2) dan Rekomendasi Sahamnya

Menarik Dibaca: Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Minggu (1/2/2026) Kompak Turun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×