kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.025   12,00   0,07%
  • IDX 7.065   -119,88   -1,67%
  • KOMPAS100 977   -16,05   -1,62%
  • LQ45 717   -9,29   -1,28%
  • ISSI 253   -4,16   -1,62%
  • IDX30 389   -4,00   -1,02%
  • IDXHIDIV20 483   -4,24   -0,87%
  • IDX80 110   -1,69   -1,51%
  • IDXV30 134   -1,00   -0,74%
  • IDXQ30 127   -1,19   -0,93%

Hari ini, pemerintah bahas nasib taksi online


Selasa, 15 Maret 2016 / 11:46 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara akan menggelar rapat terkait nasib aplikasi Uber dan Grab Car hari ini. 

Nantinya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga akan diajak bicara. "Rencana kami rapat jam 13.30 WIB," ujar Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail Cawidu kepada Kompas.com, Jakarta, Selasa (15/3/2016). 

Kemarin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sudah memiliki rencana untuk duduk satu meja membicarakan persoalan aplikasi Uber dan Grab Car. 

Rudiantara sangat berharap ada jalan keluar dari persoalan aplikasi online terebut dengan Kementerian Perhubungan. 

"Insyaalalh besok (hari ini) undang Grab, Uber duduk bersama dengan Kemenhub cari solusinya," ujar Rudiantara di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Senin (14/3/2016) malam. 

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengirimkan surat permintaan pemblokiran aplikasi Uber dan Grab Car kepada Menkominfo. 

Menuurt dia, kedua perusahaan aplikasi online itu tidak taat dengan undang-undang lantaran kendaraan yang digunakan untuk angkutan umum tidak didaftarkan sebagai angkutan resmi. (Penulis: Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×