kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.161   14,00   0,08%
  • IDX 5.356   -17,45   -0,32%
  • KOMPAS100 697   0,53   0,08%
  • LQ45 542   -0,28   -0,05%
  • ISSI 183   -0,63   -0,34%
  • IDX30 304   -0,46   -0,15%
  • IDXHIDIV20 403   1,39   0,35%
  • IDX80 80   0,09   0,11%
  • IDXV30 113   1,37   1,23%
  • IDXQ30 101   0,03   0,03%

Hingga 2019, DAI Bakal Kembangkan Industri Minyak Atsiri


Selasa, 23 Februari 2010 / 10:25 WIB


Reporter: Femi Adi Soempeno

JAKARTA. Hingga tahun 2019, Dewan Atsiri Indonesia (DAI) atsiri merencanakan pengembangan industri atsiri. Mulai dari pemasaran, teknologi, sentra produksi hingga stakeholder.

"Kami ingin melakukan peningkatan serapan industri pengguna di dalam negeri," kata Ketua Umum Dewan Atsiri Indonesia (DAI) Wien Permadhi Gunawan, Selasa (23/2).

DAI berencana untuk meningkatkan kemampuan market intelligent untuk penetrasi dan perluasan pasar global. Selain itu, juga mengembangkan dan menerapkan teknologi pemurnian dan fraksinasi di tingkat industri kecil dan menengah (IKM).

Selama ini, DAI sudah bekerjasama dengan sejumlah institusi maupun pemerintah. Misalnya saja, Institut Pertanian Bogor (IPB) dan juga Kementerian Pertanian. "Nantinya kami akan mengembangkan jejaring IKM dengan universitas maupun lembaga penelitian untuk inovasi produk," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×