Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Fitri Arifenie
JAKARTA. Meski baru diluncurkan, penjualan Honda Mobilio laris manis. Sejak pertama kali dipamerkan di ajang Internasional Motor Show (IIMS) pada September 2013 lalu, jumlah pesanan untuk Honda Mobilio mencapai 8.800 unit.
Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan, perusahaannya menargetkan sampai akhir Januari bisa menjual Honda Mobilio sebanyak 10.000 unit. "Di akhir tahun, penjualan Honda Mobilio bisa mencapai 80.000 unit," kata Jonfis, Sabtu (25/1).
Sampai hari Sabtu (25/1), HPM telah melakukan serah terima 160 unit Honda Mobilio. Sampai akhir bulan Januari ini, Honda menargetkan 400 unit Mobilio sudah sampai ke tangan konsumen. Kemudian, pada Februari nanti sebanyak 2.000 unit Honda Mobilio siap didistribusikan kepada konsumen. "Nanti bulan Maret ada sekitar 5.000 unit atau lebih," jelas Jonfis.
Harga Honda Mobilio telah resmi dibanderol mulai Rp 159,5 juta untuk tipe S, kemudian tipe E seharga Rp 179 juta dan Rp 189,5 juta. Varian yang termahal adalah Mobilio E Prestige dengan harga Rp 198 juta. Harga tersebut adalah harga on the road wilayah Jakarta.
Apabila ingin memesan produk ini sekarang, pembeli harus menunggu selama tiga bulan sampai empat bulan. Honda Mobilio baru bisa dikirim pada Maret atau April. Sebab, masih banyak pesanan yang belum didistribusikan. Apalagi, produksi Honda Mobilio belum maksimal. Mobil besutan Honda ini akan diproduksi di pabrik kedua Honda di Karawang. Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 120.000 unit setahun.
Selain menggenjot penjualan Honda Mobilio, perusahaan itu gencar meluncurkan produk anyar untuk mencapai target penjualan. Setelah meluncurkan New Odyssey dan Honda Mobilio, di pertengahan tahun ini, Honda akan meluncurkan produk baru yakni, All New Honda Jazz. Tapi, Jonfis belum membocorkan secara detail soal rencana All New Honda Jazz ini.
Per tanggal 10 Januari lalu, Jonfis mengaku Honda sudah mengerek harga jual sebesar 1% sampai 2%, kecuali Honda Mobilio dan Brio Satya. Kenaikan ini dipengaruhi oleh pelemahan rupiah terhadap dollar AS dan kenaikan bea balik nama (BBN). "Baik itu mobil impor maupun produksi dalam negeri," katanya.
Sekedar catatan, pada tahun lalu, Honda berhasil menjual mobil sebanyak 91.493 unit. Angka ini meningkat 132% dibandingkan tahun 2012 lalu. Tahun ini, Honda menargetkan bisa menjual mobil hingga 170.000 unit. Dengan pabrik baru yang beroperasi, Honda terus menggenjot produksi dan penjualan mobilnya. Di tahun 2016 mendatang, Honda menargetkan bisa menjual mobil hingga sebanyak 300.000 unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News