kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Impor pakaian bekas rugikan usaha tekstil kecil


Kamis, 05 Februari 2015 / 14:10 WIB
ILUSTRASI. Simak 3 Cara Mengatasi WiFi Tidak Bisa Mendeteksi Jaringan dan Penyebabnya


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Asosiasi Pertekstilan Indonesia mengatakan impor pakaian bekas merugikan industri kecil menengah tekstil dalam negeri.

"Penjahit garmen kita dengan masuknya baju bekas akan kehilangan daya saing.Ini merugikan," ujar Ade Sudrajat Usman, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia pada Kamis (5/2).

Ia mengatakan, tidak memiliki catatan berapa besar impor ilegal tekstil di Indonesia. "Nama juga ilegal tidak ada catatan pasti. Tapi setidaknya terjadi pengangguran, hilangnya pekerjaan karena utilitas pabrik menurun karena pasar tergerus. Kerugian mencapai Rp 10 triliun per tahun itu pasti," ujar Ade.

Ia mengatakan, impor pakaian ilegal memang sudah dilarang. Tapi diduga barang-barang itu masuk dari "pelabuhan tikus".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×