kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Impor pakaian bekas rugikan usaha tekstil kecil


Kamis, 05 Februari 2015 / 14:10 WIB
ILUSTRASI. Simak 3 Cara Mengatasi WiFi Tidak Bisa Mendeteksi Jaringan dan Penyebabnya


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Asosiasi Pertekstilan Indonesia mengatakan impor pakaian bekas merugikan industri kecil menengah tekstil dalam negeri.

"Penjahit garmen kita dengan masuknya baju bekas akan kehilangan daya saing.Ini merugikan," ujar Ade Sudrajat Usman, Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia pada Kamis (5/2).

Ia mengatakan, tidak memiliki catatan berapa besar impor ilegal tekstil di Indonesia. "Nama juga ilegal tidak ada catatan pasti. Tapi setidaknya terjadi pengangguran, hilangnya pekerjaan karena utilitas pabrik menurun karena pasar tergerus. Kerugian mencapai Rp 10 triliun per tahun itu pasti," ujar Ade.

Ia mengatakan, impor pakaian ilegal memang sudah dilarang. Tapi diduga barang-barang itu masuk dari "pelabuhan tikus".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×