kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Indonesia Berpotensi Kalahkan Penjualan Mobil Thailand


Kamis, 22 Juli 2010 / 13:46 WIB


Reporter: Herlina KD

JAKARTA. Membaiknya perekonomian dunia juga berimbas pada meningkatnya permintaan mobil. Lihat saja rapor enam bulan pertama tahun ini; penjualan mobil nasional sudah mencapai 370.000 unit.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Sudirman MR mengatakan, hingga akhir tahun ini penjualan mobil nasional diproyeksikan akan mencapai sekitar 680.000 - 700.000 unit.

"Dengan penjualan sebesar itu, kita bisa mengalahkan penjualan mobil domestik di Thailand. Karena di Thailand penjualan mobilnya sekitar angka itu juga," ujar Sudirman yang ditemui saat Konferensi Indonesian International Automotif Kamis (21/7).

Menko Perekonomian Hatta Radjasa dalam sambutannya yang dibacakan oleh Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Eddy Putra Irawadi mengatakan, penduduk Indonesia yang cukup besar memberikan kesempatan bagi industri otomotif untuk berkembang.

Sebagai gambaran, penjualan otomotif baik mobil dan kendaraan bermotor selama kuartal I 2010 mencapai 173.500 unit atau naik sekitar 74% ketimbang periode yang sama tahun 2009 yang sebanyak 99.700 unit. "Peningkatan permintaan ini membuat investasi di sektor ini juga meningkat," jelasnya.

Dengan alasan ini, Hatta mengatakan sektor otomotif akan dijadikan sebagai salah satu industri yang menjadi prioritas untuk mendapatkan insentif iskal seperti Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP), dan insentif untuk impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×