kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.985   72,00   0,40%
  • IDX 5.641   -2,58   -0,05%
  • KOMPAS100 727   -0,51   -0,07%
  • LQ45 552   -0,61   -0,11%
  • ISSI 197   0,30   0,15%
  • IDX30 314   -0,26   -0,08%
  • IDXHIDIV20 389   -0,39   -0,10%
  • IDX80 83   -0,09   -0,11%
  • IDXV30 107   0,26   0,24%
  • IDXQ30 102   -0,07   -0,07%

Industri pengolahan garam terhimpin pasokan


Rabu, 12 Juli 2017 / 18:01 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kelangkaan pasokan garam membuat industri kecil menengah (IKM) pengolah garam berhenti produksi.

Menurut Direktur UD Rizky Mandiri, Sukawi bilang pelarangan garam impor untuk kebutuhan konsumsi membuat pasokan nol. Faktor cuaca juga memaksa petani garam menunda panen.

Akibat dari kelangkaan itu harga bahan baku garam naik menjadi Rp 4.000 per kilogram (kg). Sebelumnya harga garam berkisar antara Rp 500-600 per kg.

"Kualitas garam yang dipercepat panennya membuat kualitasnya berkurang," ujar Sukawi, Senin (11/7) kemarin.

Garam berkualitas bila diproses akan mengalami penyusutan 30-35%. Hal itu membuat harga jual menjadi naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×