kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.859   16,00   0,09%
  • IDX 8.232   -32,90   -0,40%
  • KOMPAS100 1.160   -7,78   -0,67%
  • LQ45 830   -8,97   -1,07%
  • ISSI 295   -0,61   -0,20%
  • IDX30 433   -2,92   -0,67%
  • IDXHIDIV20 517   -3,89   -0,75%
  • IDX80 130   -0,94   -0,72%
  • IDXV30 143   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 140   -1,37   -0,97%

Industri Penyamakan Kulit Kekurangan Bahan Baku


Kamis, 08 April 2010 / 09:29 WIB


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Pengusaha penyamakan kulit semakin kahawatir. Pasalnya, meski permintaan mulai membaik seiring perbaikan ekonomi, tapi industri penyamakan kulit masih kekurangan bahan baku. Akibatnya, saat ini harga bahan baku kulit yang ada di pasaran terus merangkak naik.

Ketua Asosiasi Penyamakan Kulit Indonesia (APKI) Senjaya mengatakan harga bahan baku kulit sapi per awal April ini sebesar Rp 18.000 per kilogram. Padahal, Januari lalu harga kulit sapi masih sebesar Rp 12.000 per kg. Artinya, dalam waktu tiga bulan saja, harga kulit sudah naik 50%.

Sekjen APKI Agit Punto Yuwono mengatakan, kenaikan harga bahan baku kulit ini disebabkan karena keterbatasan pasokan. Menurutny, tahun 2008 lalu bahan baku kulit bahkan naik hingga 100% dari Rp 12.000 per kg menjadi Rp 24.000 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×