Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri smartphone global menghadapi tantangan ketersediaan dan kenaikan harga komponen, terutama memori dan penyimpanan. Kondisi ini mendorong produsen gadget menyesuaikan strategi produk untuk menjaga biaya produksi menjelang akhir tahun.
Sejumlah produsen smartphone mulai menempuh berbagai strategi, mulai dari menyesuaikan kapasitas RAM sembari meningkatkan fitur lain, seperti kamera dan perangkat lunak, hingga beralih ke pemasok komponen memori yang lebih terjangkau untuk menekan biaya produksi.
Head of Marketing & E-commerce PT Trinova Digital Indonesia (Distributor HONOR), Aryo Meidianto Aji, mengatakan bahwa tekanan pada komponen menjadi tantangan bagi seluruh pemain di industri smartphone.
Baca Juga: J&T Express Gandeng Marketplace Toco, Perluas Layanan di Luar Pengiriman
“Langkah penyesuaian yang dilakukan berbagai merek saat ini dilihat sebagai upaya mereka agar tetap bisa memproduksi perangkat dan memenuhi kebutuhan pasar dengan baik," ujar Aryo, dalam keterangannya, Rabu (21/10).
Menurut Aryo, penyesuaian strategi tersebut menjadi salah satu pilihan bagi produsen untuk mengantisipasi kenaikan biaya produksi tanpa sepenuhnya membebankan kenaikan tersebut kepada konsumen melalui harga jual.
Di tengah kondisi tersebut, HONOR menyatakan tetap mempertahankan spesifikasi produknya. Salah satunya melalui HONOR X7d yang dibekali RAM 8GB dan penyimpanan internal 512GB.
"Kami paham bahwa kebutuhan masyarakat terhadap smartphone yang bisa diandalkan tidak menurun meski industri sedang mengalami kesulitan saat ini. Karena itu, HONOR ingin agar perangkat yang mumpuni seperti HONOR X7d tetap bisa digunakan dan dimiliki dengan lebih mudah oleh konsumen," tambah Aryo.
Untuk mendukung daya beli konsumen, HONOR menghadirkan program promosi pada 22–31 Oktober 2026. Program tersebut berupa hadiah (Gift Box) senilai Rp 300.000 dan diskon spesial hingga 40% melalui HONOR Official Store di Shopee Indonesia dan TikTok Shop.
Melalui program ini, HONOR berharap konsumen tetap dapat memperoleh smartphone dengan spesifikasi yang ditawarkan di tengah tantangan industri komponen, sekaligus mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
Baca Juga: Permintaan Kapal Tambang Turun 60%, Galangan Beralih ke Tanker BBM
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














