kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Industri Tekstil Menantang, Pan Brothers (PBRX) Berupaya Pertahankan Kinerja


Kamis, 17 November 2022 / 17:00 WIB
Industri Tekstil Menantang, Pan Brothers (PBRX) Berupaya Pertahankan Kinerja
ILUSTRASI. PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih berupaya mempertahankan bisnisnya di tengah ketidakpastian. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih berupaya mempertahankan bisnisnya di tengah ketidakpastian yang melanda sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Sebagai informasi, penjualan PBRX turun tipis 1,15% year on year (YoY) menjadi US$ 501,97 juta per kuartal III-2022. Di periode yang sama, laba bersih periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk PBRX turun 32,28% (YoY) menjadi US$ 12,88 juta.

Sekretaris Perusahaan Pan Brothers Iswardeni menyampaikan, penurunan penjualan PBRX disebabkan oleh pengiriman produk yang tertunda atau bergeser dari jadwal semula. Adanya kendala pada logistik atau rantai pasok juga menjadi penyebab melambatnya kinerja PBRX hingga kuartal tiga lalu.

Baca Juga: Kinerja Emiten Tekstil Mengalami Penurunan Akibat Permintaan Produk yang Lesu

“Kami tetap menargetkan penjualan kurang lebih sama dengan tahun lalu, karena masih terkendala ketersediaan modal kerja,” ujar dia, Kamis (17/11).

Manajemen PBRX menilai ancaman resesi global di tahun 2023 tidak menjadi masalah besar bagi perusahaan tersebut. Kalaupun ada pesanan atau order pelanggan yang belum bisa terpenuhi, ini lebih disebabkan kendala pada ketersediaan modal kerja.

Maka dari itu, diharapkan penyelesaian rights issue dengan target US$ 50 juta akan membantu ketersediaan modal kerja bagi PBRX. Saat ini, PBRX masih memproses pelaksanaan rights issue tersebut di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Dalam berita sebelumnya, PBRX disebut akan menggunakan dana hasil rights issue untuk modal kerja yang mendukung pengembangan usaha, termasuk untuk pembelian bahan baku, biaya produksi, biaya operasional, biaya pemasaran, dan lain-lain.

“Target penjualan kami di tahun depan sangat bergantung kepada ketersediaan modal kerja,” kata dia.

Ke depannya, PBRX akan lebih fokus untuk memaksimalkan kapasitas produksi pabrik yang ada melalui otomatisasi dan digitalisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×