kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.857   14,00   0,08%
  • IDX 8.218   -47,48   -0,57%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 831   -8,76   -1,04%
  • ISSI 295   -1,02   -0,34%
  • IDX30 433   -2,76   -0,63%
  • IDXHIDIV20 518   -3,55   -0,68%
  • IDX80 129   -1,20   -0,92%
  • IDXV30 143   -0,15   -0,10%
  • IDXQ30 140   -1,14   -0,81%

Infrastruktur fiber optik Jasamarga Related Bisnis bisa dipakai semua pelaku usaha


Kamis, 02 September 2021 / 17:18 WIB
Infrastruktur fiber optik Jasamarga Related Bisnis bisa dipakai semua pelaku usaha
ILUSTRASI. Foto udara suasana Gerbang Tol Banyumanik yang lengang di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (16/7/2021). ANTARA FOTO/Aji Styawan/hp.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasamarga Related Bisnis (JMRB) selaku anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) tengah mengembangkan bisnis di sektor infrastruktur fiber optik.

Direktur Utama Jasamarga Related Bisnis Cahyo Satrio Prakoso mengatakan, saat ini rencana pengembangan bisnis infrastruktur fiber optik sedang berada dalam tahap penyusunan studi kelayakan (feasibility study). Pihak JSMR juga perlu melakukan kajian detail teknis terhadap rencana tersebut.

Dia memastikan, JMRB tidak bertindak sebagai provider internet. Infrastruktur fiber optik tersebut kelak bisa digunakan oleh semua pelaku usaha teknologi, baik swasta maupun pelat merah.

“Infrastruktur tersebut kemungkinan dapat digunakan oleh semua pelaku industri teknologi yang memerlukan basis konektivitas dengan fiber optik,” imbuh dia, Kamis (2/9).

Baca Juga: Jasnita Telekomindo (JAST) catatkan penurunan kerugian 27,95% di semester I 2021

JMRB tentu akan mengoptimalkan aset milik induk usahanya, Jasa Marga. Sebagai tahap awal, pembangunan infrastruktur fiber optik akan difokuskan di Pulau Jawa, terutama di jaringan jalan tol milik Jasa Marga Group.

Sampai saat ini, Jasa Marga memiliki konsensi Jalan Tol Trans Jawa sepanjang 1.167 kilometer.

Cahyo belum bisa memastikan apakah infrastruktur fiber optik JMRB hanya akan dibangun di area jalan tol atau bisa dibangun di lokasi lain. Yang terang, tidak menutup kemungkinan bahwa infrastruktur tersebut akan dikembangkan JMRB di seluruh Indonesia.

“Pengembangan infrastruktur ini tentunya akan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan pertumbuhan pasar yang ada,” tukas dia.

Selanjutnya: Astra International (ASII) berharap penjualan membaik di tengah pelonggaran PPKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×