kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Inggris tertarik investasi listrik dan geothermal


Selasa, 28 Juli 2015 / 22:05 WIB


Reporter: Bunga Claudya, Febrina Ratna Iskana | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Setelah berinvestasi di sektor energi khususnya minyak dan gas, Inggris akan investasi di sektor lainnya di Indonesia. Dalam kunjungan Perdana Menteri Inggris, David Cameron di Jakarta, Selasa (28/7) dibahas soal investasi di sektor infrastruktur, energi, dan industri kreatif.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan khusus untuk sektor energi, Inggris berniat masuk investasi listrik dan geothermal.

Terkait dana yang rencana akan diinvestasikan oleh Inggris, Sudirman mengatakan pembicaraan belum memasuki perhitungan-perhitungan detail.

"Itu pembicaraan high level antar kepala negara. Pasti belum sampai pada perhitungan-perhitungan, tapi mereka siap dengan dana investasi baru," ujarnya pada Selasa (28/7) di Kantor Dirjen Ketenagalistrikan.

Asal tahu saja, Inggris sudah masuk di sektor energi melalui perusahaan minyak dan gas yakni British Petroleum (BP) Indonesia. BP telah membangun LNG Tangguh train-1 dan train-2. Sementara untuk proyek train-3 yang berkapasitas sebesar 3,8 juta ton per tahun, BP harus menyediakan biaya sekitar US$ 12 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×