kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Ini dia strategi CTRA hadapi banjir


Rabu, 08 Januari 2020 / 18:26 WIB
Ini dia strategi CTRA hadapi banjir
ILUSTRASI. PT Ciputra Development Tbk adalah salah satu perusahaan properti Indonesia terkemuka.

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Ciputra Development Tbk pastikan selalu memperhitungkan faktor potensi banjir pada tiap proyek pengembangannya. Untuk itu, pihaknya siapkan strategi untuk mengantisipasi banjir ke depannya.

Head of Investor Relations & Corporate Finance Ciputra Development Aditya Ciputra Sastrawinata mengatakan, dari beberapa priyeks perumahan township yang tersebar di Jabotabek, hanya ada 1 yang terdampak banjir di awal tahun 2020.

""Dari semua projectyang secara total sudah ter-develop lebih dari 1,700 hektar, hanya ada 1 cluster yang airnya sempat naik sedikit," ujar dia kepada Kontan.co.id, Selasa (7/1).

Baca Juga: Ciputra Group bangun kampus Esa Unggul di CitraRaya

Saat ini, perusahaan yang memiliki kode emiten CTRA itu punya tujuh proyek perumahan township yang tersebar di Jabodetabek. Proyek tersebut meliputi CitraRaya Tangerang, CitraIndah City Jonggol, CitraGarden Puri Jakarta, Citra Sentul Raya, CitraLand Cibubur, CitraGarden City Jakarta dan CitraLake Sawangan.

Berdasarkan catatan Kontan.co.id, CTRA  telah menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,5 triliun untuk 2020. Adapun dana tersebut rencananya akan digunakan untuk menambah landbank. Dengan demikian, ke depan dirinya memastikan setiap ekspansi landbank yang dilakukan pihaknya akan terus melakukan studi elevasi dan kontur tanah.

Baca Juga: Ciputra Development Tbk (CTRA) sudah capai 93,44% dari target marketing sales tahu

Selain itu juga menata ruang hijau yang terencana agar resapan air tetap terjaga, serta desain sistem drainase saluran air yang optimal dan terkoneksi.

Sekedar mengingatkan, CTRA memiliki landbank dalam dua bentuk yakni dimiliki langsung dan dengan skema joint operation (JO). Adapun landbank yang dimiliki langsung seluas 2.300 ha di Jabodetabek dan Surabaya.

Dalam skema JO pihaknya mendekap seluas 4.000 ha yang terbagi di 30 kota. Menurutnya, strategi tersebut untuk menjaga keseimbangan tipe landbank yang optimal di lokasi yang strategis yang dapat melayani target market yang tepat.




TERBARU

Close [X]
×